Mandailing Natal, mediaberantaskriminal.com – Jenazah Diva Febriani (15), korban pembunuhan di Desa Taluk, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah selesai dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Jenazah Diva juga telah tiba di rumah duka kampung halamannya Desa Sikara-Kara IV, Kecamatan Natal, Sabtu (02/05/2025).
Kedatangan jenazah Diva Febriani korban pembunuhan nampak iring iringan kendaraan berkepanjangan mengikuti mobil ambulans yang membawa jenazah Diva Febriani dikawal mobil dinas kepolisian dari Polsek Natal.
Di sepanjang jalan lintas Natal- Singkuang di Desa Sikara-kara Kampung berbaris pelajar berpakaian Pramuka. Pelajar tersebut memberikan penghormatan terakhir kepada iring-iringan mobil ambulans tersebut.
Awalnya almarhum Diva Febriani akan di makamkan di Desa Sikara-Kara IV, namun akibat banjir di desa tersebut, akhirnya keluarga memutuskan pemakaman dilaksanakan di Desa Sikara-Kara Kampung yang jaraknya kurang lebih 10 Km.
Ribuan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Natal dan bahkan dari luar Kecamatan Natal juga turut menyambut jenazah Diva Febriani dan turut berbelasungkawa atas meninggalnya pahlawan Paskibra tersebut.
Dalam proses pemakaman di TPU Desa Sikara-kara Kampung, terlihat rekan-rekan almarhumah Diva di Paskibra Kecamatan Natal 2025 turut mengangkat kerandanya dari Masjid menuju Tempat Pemakaman Umum Desa Sikara-Kara Kampung.
Sementara itu, Camat Natal Mulia Gading membenarkan almarhumah Diva Febriani telah selesai dimakamkan hari ini pukul 14.00 WIB. Camat Natal mengatakan rekan-rekan Paskibra Diva turut memberikan penghormatan terakhir di sepanjang jalan lintas Desa Sikara-kara Kampung.
Diketahui Diva Febriani merupakan siswi di SMA Negeri 1 Natal kelas X. Diva dipercaya menjadi anggota Paskibra dalam Upacara HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Natal pada tanggal 17 agustus tahun 2025 mendatang.
Diva Febriani meninggal dunia akibat dibunuh seorang pria bernama Yunus Saputra (25), warga Desa Sikara-kara IV, menurut kabar yang beredar adalah tetangga dekat, Diva ditemukan di dalam lobang dalam keadaan terkubur tanpa mengenakan busana.
Peristiwa kematian Diva berawal dari orangtuanya kehilangan jejak pada Selasa 29 Juli 2025, Diva saat itu baru saja pulang latihan Paskibra dan tak sampai ke rumahnya.
Tuntas Pencarian Dan Fardhu Kifayah Devi Febriani,Pemerintahan Desa Sikara-kara IV Sampaikan Terimakasih Kepada Semua Pihak
Kepala Desa beserta Perangkat Desa bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta keanggotaan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak dan elemen yang turut membantu.
“Kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu, baik TNI, Polri, Pemerintahan Kecamatan Natal serta seluruh pihak kami atas nama keluarga dan pemerintah Desa mengucapkan terimakasih seluruh upaya dan usaha yang telah membantu baik moril maupun materil,mulai dari pencarian warga Kami yang dinyatakan hilang sampai di temukan kembali, hingga selesai pelaksanaan fardhu kifayah almh Devi Febriani,’ kata Kandar Idaman Siregar Kepala Desa Sikara-Kara IV.
Sementara masyarakat sangat berharap agar pelaku pembunuhan diberi hukuman yang seberat-beratnya agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, baik di Desa Sikara-kara IV khususnya dan Mandailing Natal pada umumnya.
Motif pembunuhan Diva Febriani terjadi sesuai keterangan polisi awalnya hanya ingin merampas harta milik Diva Febriani (Sepeda motor) dan pencabulan, namun karena korban melakukan perlawanan, akhirnya menghabisi nyawa Diva Febriani dan mengubur korban ke dalam lobang yang di tutupi ember di kebun sawit warga.
“Pelaku diduga berniat merampas sepeda motor korban dan mencabuli korban. Namun, saat korban melawan, pelaku panik dan kemudian menganiaya korban hingga meninggal dunia. Setelah itu, korban dikubur untuk menghilangkan jejak” kata Kapolres Madina adalah AKBP Arie Sofandi Paloh, S.H, S.I.K melalui Kasi Humas Ipda Bagus Seto kepada awak media.
Reporter : Riaman
Editor : Hengky



More Stories
Bupati Dairi Sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025
Pemkab Dairi dan PT. Pupuk Indonesia Dukung Program Swasembada Pangan,Tanam Padi Bersama di Desa Lumban Toruan
Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh