Sabtu , 18-April-2026

Wabup Gayo Lues Hadiri Riset dan Bimtek Tentang Produksi Padi

Aceh, Gayo Lues – Media Berantas Kriminal | Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan berbagai varietas padi unggul spesifik agroekosistem yang dapat menjadi pilihan petani dalam melakukan budidaya padi. Penggunaan varietas unggul padi harus disertai dengan jaminan ketersediaan benihnya.

Mengingat besarnya potensi lahan pertanian yang memerlukan benih varietas unggul dalam jumlah banyak, tentunya hal ini menjadi peluang bagi petani untuk mengembangkan produksi benih varietas unggul tersebut.

Beberapa tahapan singkat dalam produksi benih diantaranya adalah benih ditumbuhkan di persemaian untuk menghasilkan bibit yang akan dipindahtanamkan.

Sementara bibit disiapkan, petakan sawah diolah basah dan dilumpurkan. Setelah siap ditanami, bibit di persemaian dicabut dan ditanampindah ke petakan sawah.

Pada tanggal 1-2 September 2021, Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Litbang Pertanian, mengadakan bimbingan teknis kegiatan Produksi Benih Padi Sawah di Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Kegiatan bimbingan teknis ini merupakan bagian dari kegiatan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) Padi di Provinsi Aceh yang terselenggara berkat kerjasama Badan Litbang Pertanian dengan Komisi IV DPR RI.

Tujuan dari kegiatan bimbingan teknis ini diantaranya, yaitu 1) meningkatkan kemampuan peserta dalam hal pengenalan varietas padi adaptif lahan sawah sub optimal; 2) meningkatkan kemampuan peserta mengenai teknologi pascapanen, aspek mutu benih padi, serta teknologi produksi benih padi; serta 3) memberikan pemahaman tentang agroindustri benih padi sawah tadah hujan terpadu dan mekanisme pasar padi.

Kegiatan Bimbingan Teknis dihadiri oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dr. Priatna Sasmita, M.Si dan didampingi oleh Kepala BPTP Aceh Ir. M. Ferizal, M.Sc.

Turut hadir membuka kegiatan tersebut melalui daring yaitu anggota Komisi IV DPR RI, H. Irmawan, S.Sos, MM. Selain itu, hadir pula Bupati Kabupaten Gayo Lues dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues.

Peserta kegiatan bimbingan teknis kali ini dihadiri oleh 200 orang peserta yang merupakan petani padi, petani milenial, kelompok tani/gabungan kelompok tani, penyuluh pertanian, maupun stakeholders terkait.

Untuk mencapai tujuan kegiatan, beberapa narasumber kompeten dihadirkan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif bagi para peserta, yaitu Anggota Komisi IV DPR RI – H. Irmawan, S.Sos, MM; Dr. Untung Susanto (BB Padi-Badan Litbang Pertanian); serta Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues.

Terkait hal ini wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani menyampikan, bahwa atas nama Pemeintah daerah Kabupaten Gayo Lues menyabut baik program yang digagas badan Litbang Pertanian ini, menurutnya bahwa Gayo Lues merupakan daerah strategis untuk sektor pertanian, hal ini didukung faktor Iklim dan topografi yang sangat untuk pengembangan sektor pertanian tanaman pangan, hortikultura maupaun perkebunan.

Selama ini jelas wakil Bupati itu, pertanian memberikan dampak yang baik bagi pendapatan petani Gayo lues. Sektor pertanian merupakan sektor andalan bagi masyarakat Berjuluk negeri seribu bukit ini secara umum.

“Saya sangat berharap terutama padi dapat terus berkembang, bukan saja dari luasan, akan tetapi, kualitas dan kuantitas juga diharapkan dapat meningkat setelah menerappkan sistim budidaya yang tepat, pemilihan benih yang akan ditanam serta penentuan jadwal tanam. ” Ujar Said Sani

Kepada semua pihak yang berparisifasi dengan program ini, pemerintah kabupaten Gayo Lues memberikan Apresiasi dan ucapan terimakasih atas kepeduliannya terhadap petani Gayo Lues.

Reporter : Ardiyanto
Editor : Hengky

About Author