Minggu , 07-Juni-2026

Lapor Pak Kapoldasu, di Medan Marelan Pasar 5, Wilayah Hukum Polsek Medan Labuhan Disinyalir Masih Menjamur Lokasi Perjudian

Medan – Media Berantas Kriminal | Judi Gelper (Gelanggang Permainan) tembak ikan disinyalir masih menjamur, salah satu tepatnya di Jalan Titi Pahlawan Paya Pasir kecamatan Medan Marelan pasar 5 di samping showroom Yamaha pas di pinggir jalan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

“Disini, ada dua lokasi yang tetap buka tanpa pernah tersentuh oleh aparat penegak hukum di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan,” ungkap salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.

Keberadaan lokasi mesin judi tembak ikan pas di samping showroom Yamaha. selalu beroperasi sampai tidak sanggup Polsek Medan Labuhan untuk membasmi perjudian di wilayah hukumnya, mirisnya lagi lokasi judi tidak jauh dari pemukiman rumah warga yang padat penduduk.

Pantauan awak mediaberantaskriminal.com pada Hari Sabtu (11/09/2021) kemarin, lokasi judi tembak ikan-ikan di Jalan Titi Pahlawan Paya Pasir kecamatan Medan Marelan pasar 5 di samping showroom Yamaha ramai dikunjungi oleh anak-anak sekolah dan anak-anak di bawah umur.

Diwilayah hukum Polsek Medan Labuhan, Polres Pelabuhan Belawan disinyalir belum tuntas menindak tegas perjudian mesin judi tembak ikan-ikan awak media bertanya kepada pekerja, “Saya tidak tahu mereknya mesinnya Bang,” dikatakanmya kepada awak media dilokasi, di tempat judi ini disinyalir juga terlihat melanggar protokol kesehatan di masa PPKM.

“Lokasi judi mesin tembak ikan sudah berlangsung beberapa bulan lalu dan hingga sekarang tetap beroperasi dan tidak tuntas pemberantas judi sampai sekarang.

Saat awak media mengkonfirmasi terkait perjudian ini, kepada salah seorang yang disinyalir sebagai pengawas berinisial AN di arena perjuadian itu, “Bang ini perjudian punya siapa? “ke salah satu pengawas perjudian berinisial AN mengatakan “Ini khusus daerah Medan Utara, awak media mengatakan, “kenapa begitu bang?” pengawas AN (inisial) menjawab, “kalau sebagai jurnalis ada surat tugas dari redaksi ditugaskan diwilayah Medan Utara baru bisa kita layani, “dengan nada bergegas seakan sibuk.

Salah satu pemain mengaku kalah 200 ribu, yang tadinya untuk saya beri ke istri, eh,,,sial kali aku bang,” sambut pemain mengatakan kepada awak media.

Sebenarnya warga di sekitar lokasi sudah merasa resah dengan keberadaan rumah yang digunakan sebagai lokasi judi tersebut, sampai sekarang lokasi perjudian berjalan lancar tidak mengikuti peraturan PPKM/PROKES.

Lanjut awak media mengkonfirmasi salahsatu warga di dekat perjudian itu, warga yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan “Kami Warga disini berencana akan mendatangi rumah yang dijadikan arena judi tembak ikan,” ucapnya kepada awak media.

Dalam waktu dekat warga akan melakukan aksi demo, seperti yang dilakukan oleh warga di Jalan Inspeksi samping showroom Yamaha, Kecamatan Medan Marelan,” ujar salah satu warga yang mengaku kesal dengan adanya judi di tempat tinggalnya.

Ditempat terpisah, lokasi judi terlihat juga menjamur di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan.

Lokasi judi tersebut, juga ada di Jalan Marelan Raya sampai Jalan Veteran Helvetia. Sejumlah gudang dan ruko dimanfaatkan untuk tempat bermain sekaligus mengadu nasib di atas meja judi mesin tembak ikan tersebut.

Maraknya judi di daerah Medan Marelan depan Komplek Kota Baru sampai sekarang masih beroperasi beberapa tahun ini di yakini mendapat omset miliaran rupiah, uang berputar dari perjudian mesin tembak ikan merk Esen Dua Tiga Tidak terstu hukum Polsek labuhan Deli.

Kawasan Perjudian tersebut menjadi pusat perhatian para anak-anak yang masih pelajar, bermain di arena perjudian.

“Diminta kepada aparat pemerintah dan aparat penegak hukum khususnya Polsek Medan Labuhan, Polres Pelabuhan Belawan dapat menertibkan, hingga menutup lokasi judi ini, karena disinyalir permainan judi tembak ikan di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan ini sudah sangat meresahkan warga setempat,” ucap warga setempat dengan kesalnya menyampaikan kepada awak media.

Reporter : Edison.H
Editor : Hengky

 

About Author