Medan, Media Berantas Kriminal – Seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial SW ditemukan tewas di rumahnya usai dibunuh suaminya, Asrizal alias AS di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Usai membunuh korban, pelaku ternyata sempat tidur bersama jasad korban dan merekayasa kasus itu.
Pembunuhan itu terjadi di Jalan Jawa, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (31/10/2025) yang lalu.
“Dalam hal ini, pelaku AS melakukan kekerasan fisik terhadap istrinya, sehingga korban meninggal dunia di tempat,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak saat konferensi pers di lokasi kejadian, Minggu (28/12/2025).
Calvijn mengatakan peristiwa itu bermula dari CCTV di rumah tersebut, terlihat saat pelaku awalnya memijat korban.
Setelah memijat istrinya itu, muncul niat pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Alhasil, pelaku mematikan saklar CCTV, agar aksinya tersebut tidak diketahui.
“Karena hasratnya (berhubungan badan) ditolak, seketika itu juga tersangka AS melakukan pembunuhan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak saat konferensi pers di lokasi kejadian, Minggu (28/12/2025).
Setelah ditolak, terjadi cekcok antara pelaku dan korban. Pada saat itulah muncul niat pelaku untuk membunuh korban.
“Karena hasratnya ditolak, seketika itu juga tersangka AS melakukan pembunuhan. Dia sakit hati karena beberapa kali ditolak itu, sehingga dia melakukan pembunuhan tersebut,” jelasnya.
Pelaku membunuh korban dengan cara membekap wajah korban menggunakan bantal sekira pukul 03.00 WIB.
“Tersangka AS membekap muka korban menggunakan bantal ini,” jelasnya.
Calvijn menjelaskan bahwa korban merupakan istri kedua pelaku. Sebelumnya, pelaku sudah pernah menikah, tetapi istrinya pertamanya meninggal.
Di rumah tersebut, kata Calvijn, ada dua anak korban dari suami sebelumnya yang tinggal bersama dengan pelaku dan korban. Keduanya diketahui menikah pada tahun 2022. Pada saat kejadian itu, anak korban berada di dalam kamar tepat di samping kamar korban dan pelaku.
Bahkan, anak korban sempat dua kali mendengar ibunya berteriak. Namun, karena takut dengan ayah tirinya, anak tersebut tidak berani untuk membantu ibu mereka.
“Anak kandungnya pun takut sama tersangka AS karena yang kami dapat memang banyak sekali perlakuan yang tidak baik terhadap anak-anak dan keluarganya yang dilakukan oleh tersangka AS,” jelasnya.
Reporter: Maryono
Editor: Her/red



More Stories
Satresnarkoba Polres Palas Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Amankan 4 Orang dan Barang Buktinya
Pengedar Narkoba Berprofesi sebagai Guru di Medan Ditangkap Polda Sumut, Pelaku Simpan 2 Kg Sabu – 2.000 Ekstasi
Aksi Nekad Begal di Medan Marelan Bacok Penjual Mie Pecal di Siang Bolong