Batam, Media Berantas Kriminal – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba. Pada Kamis (08/01/2026), sebanyak 127 orang pegawai Lapas Batam mengikuti kegiatan tes urine massal sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika.
Kalapas Batam, Yosafat Rizanto menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang menekankan pada penguatan fungsi pengawasan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Selain itu, tes urine ini juga menjadi bentuk dukungan penuh Lapas Batam terhadap gerakan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) yang dicanangkan pemerintah. Proses pemeriksaan dilakukan secara transparan dan diawasi ketat untuk menjamin keakuratan hasil. Dari total 127 pegawai yang mengikuti pemeriksaan, seluruhnya dinyatakan NEGATIF.
“Hasil negatif dari seluruh pegawai ini adalah bukti nyata komitmen kami di Lapas Batam untuk menjaga integritas. Kami tidak memberikan ruang sedikitpun bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja kami,” ujar Kalapas Batam.

Kegiatan deteksi dini seperti ini direncanakan akan terus dilakukan secara rutin dan mendadak. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap petugas pemasyarakatan tetap disiplin dan menjadi teladan yang baik, baik bagi sesama rekan kerja maupun bagi warga binaan.
Dengan hasil ini, Lapas Batam optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga stabilitas keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan dengan personel yang sehat dan berintegritas tinggi.
Reporter: Zain Pane
Editor: Hengky



More Stories
Kepala Sekolah SD Negeri 1703 Pir Trans Sosa I B, “Sampaikan Pesan Penting pada Acara Perpisahan Kelas 6
SMK Negeri 1 Sitinjo Siap Bangkit dan Cetak Generasi Unggul, Pilihan Tepat Menuju Dunia Kerja
Sorotan Publik Terhadap Kebijakan SPP di SMK Negeri 1 Raya: Evaluasi Kepala Sekolah Dipertanyakan