MEDAN, mediaberantaskriminal.com – Suasana pilu menyelimuti ruang kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan ketika seorang anggota DPRD Kota Tebing Tinggi, Mangatur Naibaho, tak kuasa menahan tangis saat melihat peti jenazah putrinya yang meninggal dunia di kamar kos.
Perempuan berusia 22 tahun itu diketahui bernama Maria Agustina Naibaho. Ia merupakan mahasiswi di Universitas Negeri Medan dan ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Rela, Medan Tembung, Kamis (12/03/2026) malam.
Di depan kamar jenazah, keluarga tampak terpukul atas kepergian Maria yang begitu mendadak. Sang ayah terlihat meratapi peti jenazah anak bungsunya.
Pihak keluarga mengaku tidak menemukan hal mencurigakan sebelum Maria meninggal.
“Biasanya dia sama mamaknya intens komunikasi. Belakangan tidak ada yang ganjil maupun mencurigakan,” ucap Mangatur, Jumat (13/03/2026).
Dijelaskannya, Maria merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Di mata keluarga, ia dikenal sebagai sosok yang baik dan mudah bergaul.
“Baik orangnya, ramah, dan kompak dengan orang tua. Nggak pendiam, gampang bersahabat. Sepanjang yang kami tahu, dia juga nggak pernah neko-neko,” katanya.
Keluarga juga menyebut Maria sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit serius. Namun, beberapa hari sebelum meninggal, Maria sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya.
“Setahu kami sebelumnya nggak ada sakit. Tapi kata mamaknya, hari Selasa (10/03/2026) dia sempat WhatsApp mengeluh sakit kepala dan suaranya hilang,” ucapnya.
Informasi mengenai meninggalnya Maria baru diterima keluarga kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, Mangatur sedang dalam perjalanan di Pekanbaru.
“Saya tahunya tadi malam, waktu masih dalam perjalanan di Pekanbaru. Sahabat yang menghubungi saya. Keluarga nggak hubungi karena saya lagi di jalan,” ujarnya.
Hingga kini, keluarga belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Maria. Mereka berencana membuat laporan ke kepolisian untuk memastikan penyebab meninggalnya.
“Namanya meninggal di tempat kos, sedikit banyaknya kita ingin tahu penyebabnya. Makanya kami akan buat laporan polisi,” kata anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan itu.
Disinggung ada tidaknya yang dicurigai, Mangatur hanya menggelengkan kepala. Jenazah Maria akan dimakamkan di kampung halaman keluarga di Kabupaten Simalungun.
Reporter: Maryono
Editor: HER/red



More Stories
Ketua TP PKK OKU Timur dr. Sheila Hadiri Pembukaan Rakon PKK & Rakerda Dekranasda Sumsel 2026
Wakil Gubernur dan Wakil Bupati OKU Timur Letakkan Batu Pertama Masjid Baitul Huda di Desa Mekar Jaya
Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M, Membawa Satu Misi Besar, Membuka Akses Pendidikan Gratis Bagi Masyarakat Melalui Pendirian Sekolah Rakyat