Pakpak Bharat – Media Berantas Kriminal | Bupati Kabupaten Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor melakukan Penandatanganan Dua Kesepakatan kerjasama (MoU) dengan Dua Perusahaan Besar yakni PT.Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) tentang Tata Kelola Keuangan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dan PT.Asuransi Jasa Indonesia Branch Office Medan tentang Kerja sama Pembiayaan Sektor Pertanian Dikabupaten Pakpak Bharat, yang berlangsung di Aula Rumah Candu kompleks Rumah Dinas Bupati, Jumat (24/09/2021).
Turut menyaksikan penandatanganan MoU ini Kabiro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Naslindo Sirait, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional V Sumatera Utara Andi Muhammad Yusuf, dan sejumlah Pejabat lainnya.
Kabiro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Naslindo Sirait, sangat mengapresiasi langkah strategis yang dibuat oleh Bupati Pakpak Bharat dalam mengikat dan menjalin kerjasama ini.
“Kita bisa lihat bagaimana struktur perekonomian daerah ini yang ditopang sangat besar oleh sektor pertanian, berbicara tentang pertanian memang sangat kompleks sekali di Kabupaten ini, karena kondisi geografis kita yang berbukit, berlembah, sehingga membuat pengembangan pertanian dalam jumlah skala besar sangat tidak mungkin untuk kita lakukan, akan tetapi kita bisa mensiasati hal ini, dengan membentuk kelompok-kelompok pertanian misalnya, nantinya hasil-hasil pertanian dapat kita tampung dan distribusikan melalui Perusahaan Umum Daerah yang kita miliki, dengan demikian tentunya kita bisa mengendalikan harga dan jalur distribusi untuk lebih menguntungkan para Petani kita,” ungkap Naslindo Sirait dihadapan Bupati.
Sementara itu Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut Irwan mengapresiasi atas besarnya Saham Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di PT Bank Sumut hingga 2021 ini.
“Dalam hal ini kita akan terus berupaya mendorong sektor ekonomi kearah yang lebih maju lagi, kami dari PT Bank Sumut sendiri memiliki beberapa skema bantuan pinjaman usaha kecil dan mikro dalam bentuk pinjaman lunak, bunga rendah, dan kompetitif, mungkin dalam hal ini bisa membantu masyarakat Pakpak Bharat,” ujarnya ditempat.
Tigan Solin selaku Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pakpak Agro Lestari mengatakan bahwa Perusahaan Daerah yang dia Pimpin saat ini kita fokus pada dua komoditi utama yaitu Gambir dan Jagung.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan pengolahan paska panen, khususnya ditahun ini harga jagung bisa bertahan diposisi 4.500 sampai 5.000 hal ini tentunya sangat mengembirakan masyarakat Pakpak Bharat khusunya petani. kami dari Perusahaan Umum Daerah Pakpak Agro Lestari siap mendukung pelaksanaan kerjasma ini dan siap menampung hasil panen seluruh masyarakat Pakpak Bharat,” katanya.
Bupati Franc Bernhard Tumanggor dalam kesempatan ini sempat menjelaskan kondisi penanganan covid-19 di Kabupaten Pakpak Bharat.
Bupati kemudian juga menjelaskan tentang fokus dan arah kebijakan ekonomi Kabupaten Pakpak Bharat saat ini.
“Sekarang kita harus mulai fokus pada peningkatan ekonomi dan Pertanian kita, sampai saat ini kami Pemerintah telah menyalurkan bantuan lebih kurang 10 Milyar untuk bidang Pertanian diantaranya, peralatan pertanian, pupuk, bibit dan obat-obatan,” urai Bupati.
“Saya sangat berharap teman-teman dari pihak Bank yang telah melakukan kerja sama ini agar kiranya bisa lebih memberikan kemudahan kredit bagi masyarakat Pakpak Bharat, karena ini adalah salah satu upaya kita dalam membantu mengembangkan dan mendorong sektor pertanian kita yang lebih maju lagi,” tutup Bupati.
Reporter : Alferin Padang
Editor : Hengky



More Stories
Polemik Pernyataan Ketua DPRD Dairi dari Fraksi Golkar
Wakil Ketua Umum Aliansi Prabowo-Gibran Burhanudin Daulay S.Pd Desak Pemerintah: 188 KK Warga TSM Ujung Batu 5 Belum Terima Hak Lahan Usaha, PT PHI Diduga Kuasai Ilegal Sejak 2001
Sosok yang Humanis dan Dekat dengan Masyarakat, Khususnya Anak-anak, Kapolsek Pantai Labu Pamit, Selanjutnya Mengemban Tugas di Ditressiber Polda Sumut