Muaro Jambi – Media Berantas Kriminal | Berdasarkan dari pantauan Media Berantas kriminal dan korupsi perwakilan Jambi pada hari Kamis, 07 Maret 2024, sekira pukul 11.00 Wib. Tepatnya di desa pudak kecamatan Kumpeh ulu kabupaten Muaro Jambi, ditemukan sebuah pembangunan gedung yang sedang tahap dalam pekerjaan mencapai hampir 85% dan gedung tersebut hampir menyerupai rumah tempat ibadah ,berbentuk wihara. Yang di duga tidak mendapat persetujuan dari masyarakat setempat.
Hal tersebut di perkuat dengan beberapa pernyataan masyarakat secara lisan ,saat di konfirmasi dan wawancara oleh media ini pada saat turun lapangan.
Menurut ,dari keterangan beberapa masyarakat berinisial (MY) ,yang merupakan warga desa setempat mengatakan “jika bangunan yang sedang di bangun tersebut di fungsikan untuk rumah tempat ibadah seperti kelenteng, wihara , kami masyarakat kurang setuju, sebab dari awal pembangunan nya kami tidak di beritahu terlebih dahulu, jelas (MY), dan hal yang sama juga di sampaikan oleh (M,M).Yang merupakan pemilik kebun yang keberadaannya tidak jauh dari pembangunan gedung yang di duga wihara tersebut.

Dan saat media ini turun langsung di lokasi kegiatan pembangunan gedung yang di duga wihara tersebut, media ini berjumpa langsung dengan pemdes desa setempat.dan pemdes setempat, langsung mengatakan bahwa, maaf kami sedang ada rapat,” jelas Minto selaku pemdes pudak.
Menanggapi hal tersebut media ini langsung menuju kantor camat Kumpeh ulu “guna mengali dan untuk mendapatkan informasi lebih dalam lagi terkait temuan tersebut, serta isu yang tengah berkembang di masyarakat setempat, prihal informasi nya pembangunan gedung tersebut akan di fungsikan sebagai klenteng atau pun wihara.
Menyikapi hal tersebut pihak kecamatan Kumpeh ulu (pak Sobri) di kabupaten Muaro Jambi, merespon positif akan temuan tersebut. Dan dia mengatakan kami pun baru tahu, karena ada sebagian warga yang mempersoalkannya, kemarin, dan ketika di konfirmasi apakah pak camat mengetahui itu bangunan apa? dia mengatakan tidak tahu, karna sampai saat ini belum ada yang mengurus dan memberitahukan ke kami pihak kecamatan Kumpeh ulu, terkait pembangunan gedung tersebut,” jelas pak camat.

Dalam hal ini sungguh aneh bin ajaib, pembangunan gedung yang menyerupai wihara tersebut,sudah hampir tahap pekerjaannya mencapai 85% tersebut di duga tidak mengantongi persetujuan dari masyarakat setempat.Bahkan kuat dugaan, pembangunan gedung yang menyerupai wihara tersebut tidak mengantongi izin dari pemerintah kabupaten Muaro Jambi.
Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan atau pun konfirmasi dari pihak terkait, “Siapa pemilik atau pun yayasan dari kegiatan pembangunan gedung yang menyerupai wihara tersebut.
Reporter : Jun/Adi Sutrisno
Editor : Her/RED



More Stories
Tujuh Hari Pencarian Korban Tenggelam Tidak Ditemukan, Keluarga Tabur Bunga
Kondisi Kabel TV Kabel dan Jaringan WiFi yang Semrawut dan Amburadul di Tiang PLN di Jalan Jenderal Sudirman Bagan Batu Kota Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir, Riau
Bhabinkamtibmas Polsek Sosa Lakukan Pengamanan, Open Turnamen Sepakbola Cup 1 Pasar Ujung Batu