Diduga Gelapkan Mobil, Oknum ASN Dispenda Diringkus Polsek Bagan Sinembah

Bagan Batu | mediaberantaskriminal.com – Oknum ASN (Aperatur Sipil Negara) yang bertugas dipemerintahan Dispenda kabupaten Rokan Hilir, yang berinisial SY alias IWA (51) warga jalan Faqih Ibrahim, Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir diringkus tim Opsnal Bagan Sinembah, dengan dugaan penggelapan mobil terhadap korban (pelapor) yang bernama Dr Amiruddin Daulay (59) warga jalan Sudirman RT 001 RW 001 Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Indra Lukman Prabowo SH Sik, Selasa (26/01/2021) membenarkan laporan tersebut.

Terang Kapolsek, aksi penipuan tersebut bermula, dengan modus tersangka yang akan melanjutkan angsuran satu unit mobil merk Honda BRV 1,5 CVT CKD Nopol BM 1667 PI warna merah Pekat Mutiara Tahun 2017 milik korban.

Kejadian tersebut bermula pada saat itu, korban meminta tolong mau meng take over mobilnya, karena ingin mengganti mobil baru.

Hal tersebut korban meminta tolong kepada seorang rekannya, yang kebetulan bekerja dishowroom mitsubishi, bernama Ilham Harahap (37) warga jalan posyandu kelurahan Bahtera makmur kota, untuk mencarikkan pembeli mobil tersebut.

Setelah dua minggu kemudian, Ilham datang menemui korban untuk meminta kunci kontak dan STNK dengan tujuan mobil tersebut ia mau meneruskan angsurannya selama 36 bulan lagi, dan akan mengembalikkan DP nya, yang telah disepakati nilainya, dengan membuat surat tanda terima kenderaan oleh korban.

Selanjutnya, setelah 2 minggu lamanya mobil digunakan Ilham, korban menghubunginya untuk menanyakan keadaan mobil beserta DP Rp 15 juta yang telah dijanjikan.

Sebelumnya, akan tetapi saat itu Ilham mengatakan bahwa dirinya tidak jadi membeli mobil tersebut, ia akan menjual atau memberikan mobil tersebut kepada rekannya yang bernama Rickson alias Erik yang tinggal di Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.

hal yang serupa dilakukan rickson kepada korban, hampir 3 bulan lamanya mobil dikuasai rickson namun belum juga ada kepastian tentang mobil tersebut, akhirnya Rickson pun menghubungi korban dengan mengatakan tidak sanggup lagi membayar angsuran dengan alasan dirinya akan menikah.

Mendengar hal itu, korban minta tolong kepada Rickson untuk mencarikan orang yang mau melanjutkan angsuran mobil tersebut. dan rickson pun mengatakan kepada korban, ada seseorang yang mau mengembalikan DP dan melanjudkan angsuran mobil tersebut.

selang beberapa hari Kemudian, tepatnya pada tanggal 03 Januari 2020, Rickson bersama dengan Ilham datang membawa satu orang laki-laki ke rumah korban, untuk membicarakan tentang penjualan dan kelanjutan angsuran mobil tersebut.

Dari hasil pertemuan dan pembicaraan mereka ,ada kesepakatan tentang mobil tersebut, akhirnya seorang laki laki berinisial SY yang dibawa ilham dan Rickson kerumah korban, mau melanjutkan angsuran mobil korban sampai lunas, dan memberikan uang DP sebanyak Rp 8 juta kepada korban.

Namun beberapa bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 11 Agustus 2020 korban mendapat surat pemberitahuan dari Pihak lesing MCF, bahwa mobil milik korban yang dibeli dan dilanjutkan oleh SY (tersangka), angsurannya sudah menunggak selama 7 bulan lamanya dan dikenakan denda.

Mengetahui hal tersebut, korban langsung menghubungi tersangka. Akan tetapi nomor HP yang ada pada korban tidak bisa dihubungi lagi, dan selanjutnya dilakukan pencarian terhadap tersangka.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 261 juta. Atas kerugian tersebut..! korban melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Polsek Bagan Sinembah untuk pengusutan lebih lanjut.

Berbekal laporan ini, kemudian tim opsnal Reskrim melakukan penyelidikan. Dan pada hari Minggu (24/01/2021) sekira pukul 12.00 Wib unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah menerima laporan tentang keberadaan tersangka sedang berada di jalan lintas Bagansiapiapi tepatnya di Batu 4.

Kemudian pihak kepolisian Polsek Bagan Sinembah berkordinasi dengan Pihak kepolisian Polsek Bangko untuk mengamankan tersangka.

Dan setelah diamankan maka pihak kepolisian Polsek Bagan Sinembah datang untuk menjemput tersangka selanjutnya langsung dibawa kepolsek Bagan Sinembah guna penyidikan lebih lanjut.

Sekarang tersangka sudah di amankan di Mapolsek Bagan Sinembah beserta barang bukti berupa satu lembar surat perjanjian take over, satu buah kunci kontak mobil warna hitam, guna menjalani pemeriksaan,” jelas Kompol Indra yang didampingi Panit Reskrim, Ipda Subianto A Tampubolon.

Dari keterangan pelaku, mobil tersebut sudah dijual kembali dengan harga Rp 25 juta dan tidak diketahui keberadaan mobil tersebut.

“Untuk informasi selanjutnya masih kita dalami, dan sampai saat ini masih terus kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Reporter: Tr..001
Editor: Hermanto

83 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *