Disebabkan Belum Adanya Ipal Standar di Perumahan Aldi Residence, Ini Polemik Pemicu Keresahan Warga

Tanah Datar | mediaberantaskriminal.com – Tim awak Media Berantas Kriminal beberapa hari yang lalu, melakukan pengumpulan data guna menindak-lanjuti informasi masyarakat akibat air limbah yang keluar dari perumahan Aldi Residence 2,3,4, dan 5 yang berlokasi di Jorong Saruaso Barat, Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Gabungan komplek perumahan yang berada di satu areal seluas sekitar 5 hektar lebih ini belum memiliki sarana pengelolaan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) standar sehingga air buangannya mencemari lingkungan warga masyarakat sekitar dan bahkan menganggu areal persawahan warga bila kondisi hujan.

Kasus air limbah dari perumahan Aldi Residence ini sempat mencuat di periode April 2020 sehingga membuat pihak Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman & Lingkungan Hidup (Dinas Perkim LH) Tanah Datar menurunkan timnya kelapangan untuk pengambilan sampel air, akan tetapi solusi pendirian pengolahan IPAL masih belum ada hingga saat ini, padahal perumahan ini sudah mulai dibangun dan dipasarkan sejak tahun 2014 dan semakin bertambah sehingga perlu kajian AMDAL
kedepannya.

Reporter awak media ini sudah menghubungi pengembang perumahan Aldi Residence ini melalui Penasehat Hukum PT. Rical Bersaudara, namun yang bersangkutan tidak bersedia memberikan tanggapan perihal tersebut.

Tokoh masyarakat yang belum bersedia menyebutkan namanya mempertanyakan komitmen pihak pengembang untuk segera merealisasikan pengolahan IPAL dan melakukan koordinasi dengan dinas terkait agar pemicu keresahan warga ini dapat diselesaikan secepatnya,” harapnya.

Reporter: Muhammad Intania, SH
Editor: Hermanto

356 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *