Senin , 06-April-2026

Guna Mempercepat Penanganan, Akses Darat Tertutup Akibat Longsor di Sejumlah Titik, Polda Sumut Distribusi Bantuan Logistik ke Tapanuli Tengah Lewat Udara

Medan, Media Berantas Kriminal – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah menggunakan helikopter pada Minggu, 7 Desember 2025. Pengiriman dilakukan melalui jalur udara karena akses darat tertutup akibat longsor di sejumlah titik.

Komisaris Besar Yudhi Surya Markus Pinem, yang memimpin distribusi bantuan, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan udara, terdapat lebih dari sepuluh titik longsor yang belum tertangani. Kondisi tersebut membuat jalur darat menuju lokasi terdampak belum dapat dilalui.

“Saat ini satu-satunya opsi pengiriman logistik adalah melalui udara,” ujar Yudhi dalam keterangan tertulis, Senin, 8 Desember 2025.

Penyaluran logistik kali ini difokuskan ke Desa Nauli Sitahui, salah satu wilayah yang masih terisolasi pascabencana. Yudhi menilai pengiriman melalui udara menjadi opsi paling memungkinkan mengingat kondisi lapangan belum dapat dilewati kendaraan.

“Longsoran yang menutup badan jalan tidak mungkin dilalui untuk sementara. Karena kondisi tersebut belum memungkinkan, pengiriman bantuan hanya dapat dilakukan melalui airdrop,” kata Yudhi.

Polri mengirimkan sekitar 300 kilogram bantuan logistik yang terdiri atas beras, mie instan, minyak goreng, dan gula.

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, yang ikut melakukan pemantauan udara, menyebut banyak wilayah masih tidak dapat diakses, termasuk oleh kendaraan roda dua. Dari pemantauannya, terdapat setidaknya tiga hingga lima wilayah yang benar-benar terisolasi.

“Tidak hanya kendaraan roda empat yang tidak bisa lewat, roda dua pun tidak bisa melintas. Satu-satunya jalur yang mungkin hanya dengan berjalan kaki melewati hutan,” kata Wahyu.

Ia menyebut pihaknya telah menentukan titik prioritas untuk penurunan logistik dari udara. Sejumlah akses jalan yang terputus berada di kawasan Jalan Sigiring-giring Kecamatan Tukka, Jalan Kapusin Kecamatan Badiri, serta wilayah Aek Bontar. Jika pendaratan tidak memungkinkan, petugas akan menjatuhkan bantuan dari ketinggian aman agar barang tidak rusak.

Polda Sumut memastikan distribusi bantuan dilakukan secara bertahap hingga akses darat kembali terbuka. Polisi juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait guna mempercepat penanganan di wilayah terdampak,” ujar Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya.

Reporter : Maryono
Editor : Her/red

About Author