Hasil Mediasi Terkait Sengketa Lahan dengan Masyarakat, “Aktifitas PT. SSL di Kabupaten Palas Dihentikan Sementara”

Palas – Media Berantas Kriminal | Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) adakan mediasi kedua belah pihak yang bersengketa lahan yakni, antara Perusahaan yang bergerak di bidang tanaman perkayuan yaitu PT. Sumatera Silva Lestari (SSL) dengan masyarakat Kabupaten Padang Lawas, yang terdiri dari 58 Desa di (tiga) kecamatan, yaitu Kecamatan Barumun Tengah, Kecamatan Aek Nabara Barumun dan Kecamatan Huristak. Mediasi tersebut di lakukan di Aula kantor Sekretaris Daerah Bupati Padang Lawas, Selasa (09/11-2021) jalan lintas Sibuhuan – Sosa Lokasi SKPD terpadu di mulai pukul 14.00 Wib s/d pukul 18.00 Wib.

Dalam acara tersebut Pemkab di hadiri Sekda Palas Arpan Nasution S, Sos, dan para pimpinan OPD terkait, Wakil Ketua DPRD Palas Sahrun Hasibuan, Kabid Humas Poldasu,

Kompol Hadi Wahyudi, Kapolres Palas AKBP. Indra Yanitra Irawan SIK. Msi, serta Pabung Kodim 0121/TS, Kapten Arh. Saleh Hasibuan dan Forkopimda lainnya. Sedangkan dari Masyarakat di hadiri para Kepala Desa, tokoh masyarakat dan ketua koperasi dan kelompok tani, Sedangkan dari pihak perusahaan di Hadiri Muller Tampubolon sebagai Menager, Abdul Hadi dan Andika Heri sebagai Humas.

Dalam acara mediasi tersebut, baik Pemda Palas yang di sampaikan Sekda Arpan Nasution S,Sos, maupun dari Kepolisian melalui Kabid Humus Polda Kompol Jadi Wahyudi yang memimpin mediasi tersebut, kedua belah pihak menyetujui untuk di hentikan sementara kegiatan di lapangan sebelum adanya kesesuaian pendapat yang betul betul permanen di temukan. Dan kedua belah pihak akan turun kelapangan bersama aparat pemerintah untuk menindak lanjuti penyelesaian perkara tersebut.

Wakil ketua DPRD Palas Sahrun Hasibuan yang hadir dalam acara tersebut berharap, agar apapun kesepakatan dalam rapat ini, kiranya bisa menjadi awal dari pada penyelesaian yang sama sama di sepakati nantinya, dalam penyelesaian komplit sengketa lahan yang sudah menelan korban jiwa ini,” harap Sahrun.

Kata Sahrun, dirinya menyesalkan terjadinya korban di atas sengketa lahan tersebut, semoga kedua belah pihak akan selalu patuh atas kesepakan ini. Dan kedua belah pihak yang bersengketa sama-sama menahan diri dan tidak melakukan aktifitas di lapangan lahan yang dipersengketakan, agar tidak terjadi lagi kasus serupa di kemudian hari,” pungkas Sahrun.

Reporter : Rasyid
Editor : Hengky

 

29 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *