Aceh Selatan – Media Berantas Kriminal | Kasus Maisir tahun 2009 yang sudah ada keputusan vonis dan inkrah di Pengadilan Makamah Syariat Kabupaten Aceh Selatan hingga kini belum dilaksanakan eksekusi oleh pihak Kejaksaan Negeri Aceh Selatan ucap Ketua Peta Aceh, T.Sukandi kepada sejumlah awak media di Tapaktuan, Kamis (08/09/2022).
Hingga saat ini masih menjadi tanda tanya oleh publik khusunya di wilayah Aceh Selatan, kenapa pihak Kejaksaan Negeri Aceh Selatan, belum melakukan eksekusinya, maka patut diduga berdasarkan opini masyarakat bahwa sudah terjadi jual beli kasus Maisir tersebut oleh pelaku kejahatan.
Sementara kasus yang baru kenapa dilaksanakan eksekusinya dan kasus yang lama seperti kasus Maisir tahun 2009 yang belum terlaksana hingga memasuki akhir tahun 2022, jika ini tidak digelar secepatnya maka akan menjadi president buruk bagi APH dan pelaksanaan Syariah Islam secara Kaffah di bumi Aceh Selatan ini,” cetus T.Sukandi.
Sementara saat dikonfirmasi kepada Kasatpol PP & WH Aceh Selatan, Diki Ichwan, S.STP melalui Kabid PPD dan SI, Rudi Subrita, S.Ag. yang juga dikenal dengan Kabid WH (wilayatul hisbah) kepada awak media pada hari yang sama Kamis (08/09/2022) mengatakan mengenai kasus Maisir tahun 2009 belum terlaksana eksekusinya kami tidak bisa menjawab karena bukan kewenangan kami dan itu kewenangan Kejaksaan, karena mereka tim eksekusi cambuk dan kami diperintahkan menurut Qanun Aceh adalah eksekutor (jallad) jawabnya singkat.
Reporter : Asmar Endi
Editor : Heri/Red


More Stories
Pengukuhan Pengurus dan Muskercab PKB Toba Periode 2026-2031 Digelar, dan Targetkan Enam Kursi pada Pemilu 2029, Masinton Sirait Tekankan Konsolidasi Kader
Ketua DPRD Toba Frans Hendrik Tambunan Pimpin Reses Masa Sidang Ketiga DPRD Dapil I Balige-Tampahan, Serap Aspirasi Masyarakat untuk Pembangunan Kabupaten Toba
PAD Alat Berat Kabupaten Toba Capai 70%, Penggunaan Diutamakan untuk Bantuan kepada Masyarakat