Lokasi Wisata Tidur Sawah Pamah Simelir Mulai Diminati Para Pengunjung

Langkat | mediaberantaskriminal.com – Wisata Tidur Sawah yang berlokasi di Dusun Pamah Simelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, adalah merupakan salah satu kawasan wisata yang banyak diminati para pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Hutan Bukit Barisan Taman Nasional Gunung Leuser,yang mengelilingi kawasan pesawahan disulap tangan dinginnya menjadi lokasi wisata yang sangat diminati oleh berbagai kalangan, para orang tua, remaja atau anak-anak, dikarenakan udara yang cukup sejuk di siang hari maupun di malam hari.

Hal ini disampaikan pengelola Wisata Tidur Sawah, Ferdinan di Pamah Semilir, Selasa (09/03/2021).

Kawasan wisata Tidur Sawah yang mudah dijangkau, baik dengan mengendarai sepeda motor ataupun dengan kenderaan pribadi,lokasinya yang tepat di pinggir jalan umum menuju perbatasan Kabupaten Tanah Karo dengan Kabupaten Langkat.

Tarif untuk memasuki Kawasan Wisata Tidur Sawah ini, sangat terjangkau. Hanya Rp 5.000 per orang dan jika menginap memakai tenda,tarifnya Rp 75.000.

Berbagai fasilitas yang memanjakan pengunjung ada di Kawasan Wisata Tidur Sawah, mulai tenda penginapan dengan kapasitas 15 tenda, kolam renang, Wifi, Musholla, air bersih dan kantin juga disiapkan oleh pengelola.

Kawasan Wisata Tidur Sawah ini dikelola oleh BUMDes Ersada Arih dan pemilik lahan dengan konsep bagi hasil,” ujar Ferdinan.

Sejuknya air pegunungan dan dinginnya udara malam, menambah kemanjaan buat kita dan keluarga untuk berlama-lama di kawasan wisata ini,” ujar Aidil.

Dirinya bersama dengan keluarga serta sahabat, sengaja menginap disini agar dapat menikmati berbagai fasilitas yang ada.

Aidil, salah seorang pengunjung yang ditemui kru koran ini di lokasi Wisata Tidur Sawah, menyatakan sungguh tepat bila kita dan keluarga bermalam di lokasi Wisata Tidur Sawah ini.

Dikesempatan ini, pihak pengelola Ferdinan juga mengutarakan, untuk bulan Maret saja, pemesanan tempat sudah habis dipesan oleh mereka yang ingin menginap, baik yang datang dari Kota Medan, Kota Binjai, Deli Serdang maupun warga Langkat sendiri,” ujar Ferdinan.

Reporter: Udin/Rose
Editor: Hermanto

83 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *