Masyarakat Langkat Banyak Merasa Kecewa, Disaat akan Mengurus Pendaftaran BPJS Kesehatan Mandiri

Langkat | MEDIABERANTASKRIMINAL.COM Hal ini dialami oleh Hengki (60) Warga Besitang menyatakan “ketika akan mendaftar pada tanggal 19 Maret 2021 ke BPJS Kesehatan Mandiri Segmen III, setelah berkas persyaratan diperiksa oleh petugas BPJS Kesehatan Mandiri, Nama Hengki harus di Update ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, “Setelah di Update oleh Hengki, Ianya membawa kembali berkasnya ke BPJS Kesehatan.

Ketika berkas yang dibawa Hengki, diperiksa oleh petugas,pihak BPJS Kesehatan, menyarankan pada Hengki untuk datang hari Senin (22/03/2021).

Hengki, yang datang di hari Senin, lagi-lagi harus kecewa dengan Offline nya jaringan.Hengki terpaksa harus pulang dan esoknya Selasa (23/03/2021) Hengki kembali mendatangi Kantor BPJS Kesehatan di Setabat, namun pihak BPJS Kesehatan Kabupaten Langkat, tetap menyatakan nama Hengki belum juga terdata.

Senin (29/03/2021), untuk yang ketiga kalinya, Hengki yang datang untuk mendaftar ulang, kembali pihak BPJS Kesehatan mengatatakan,bahwa nama Hengki belum terkoneksi, yang ada hanya nama isterinya.

Pihak BPJS Kesehatan Mandiri memberi print out cophy pada Hengki dan namanya tidak ada.

Staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Langkat, Ali, ketika di konfirmasi Awak Media di ruang kerjanya, Senin (29/03/2021) sekira pukul 12.00 Wib mengatakan pihak Disducapil sudah Online ke Menteri Dalam Negeri, setelah di Online, kita tidak tau kapan datanya masuk atau terkirim kembali ke Disdukcatpil Langkat,” ujar Ali.

Ali, juga memaparkan tentang adanya data yang hingga tiga (3) bulan yang juga belum ter update, sehingga banyak masyarakat yang merasa kecewa.

Permasalahan yang sering dirasakan masyarakat Langkat, saat akan mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri, banyak yang merasa kecewa. Masalahnya, ketika akan mendaftar untuk menjadi peserta di Kantor BPJS Kesehatan, petugas di kantor BPJS Kesehatan Langkat, menyuruh Update NIK (Nomor Induk Kependudukan) bagi warga yang akan mendaftar.

Ketika Update yang dilakukan warga yang mendaftar, namun data NIK nama warga yang akan mendaftar tersebut, tidak juga teregistrasi atau terkoneksi ke BPJS Kesehatan.

Reporter: J.Ringo-Ringo
Editor: Hermanto

153 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *