TOBA (mediaberantaskriminal.com) – Pencarian korban tenggelam di Danau Toba kawasan wisata Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Cristoper Rustam Muda Dua (21), mahasiswa semester II UNIKA ST Medan Fakultas Filsafat Siantar, masih terus dilakukan.
Semalam di hari keempat, Selasa (14/04/2026), upaya pencarian korban dilakukan pihak Kepolisian Polres Toba bersama Tim SAR Gabungan Basarnas Medan. Turut serta dalam pencarian, tim dari pihak pemerintah kecamatan dan Kabupaten Toba, serta personel dari perusahaan Aqua Farm Nusantara Ajibata, dibantu warga masyarakat desa sekitar lokasi kejadian.
Kapolres Toba AKBP Vinaenaius Jimmy Parpaga, S.I.K melalui Plt Kasi Humas Ipda Khairudin saat dikonfirmasi gosumut.com mengungkapkan, pencarian dimulai pukul 09.30 WIB dengan melakukan penyisiran di sepanjang tepian Danau Toba di lokasi TKP.
Turut tergabung dalam pencarian korban ini, personel Polres Toba dan Polsek Lumbanjulu, personel Koramil 12 Lumbanjulu, Tim SAR Basarnas Medan, serta pihak keluarga korban yang ikut melakukan penyisiran di sepanjang tepian Danau Toba.
Pukul 10.00 WIB, romo dari Universitas UNIKA ST Medan bersama pihak keluarga melakukan kebaktian doa bersama di lokasi TKP. Sekitar pukul 10.15 WIB, Tim SAR Basarnas Medan turun melakukan pencarian dengan menggunakan alat pendeteksi korban dalam air (Aqua Eye).
Kemudian, pukul 11.05 WIB, Tim SAR Basarnas menurunkan personel penyelamnya, didukung bantuan penyelam dari BPBD Kabupaten Toba, melakukan penyelaman ke dasar Danau Toba untuk mencari korban. Tim kembali naik ke permukaan pukul 11.30 WIB, namun korban belum berhasil ditemukan.
Tepat pukul 12.00 WIB, cuaca hujan cukup deras di sekitar lokasi TKP, sehingga pencarian korban dihentikan sementara, menunggu hujan reda. Untuk mendukung keberlanjutan pencarian korban di hari keempat, turut bersama tim gabungan Kepala BPD Kabupaten Toba Sikkat Sitompul, Polisi Airud Parapat Ipda RE Purba, serta tim penyelam Aqua Farm Nusantara.
Pukul 15.10 WIB, tim penyelam Aqua Farm Nusantara turun melakukan penyelaman dan naik ke permukaan pukul 15.30 WIB, namun juga belum membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.30 WIB, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus tiba di lokasi kejadian bersama rombongan, meninjau langsung upaya pencarian korban dan selanjutnya memimpin briefing bersama seluruh tim dan pihak keluarga.
Usai briefing, pencarian kembali dilanjutkan dengan melakukan penyisiran ulang di sepanjang tepian dan permukaan perairan Danau Toba di lokasi TKP.
Dalam upaya mempermudah pencarian korban, turut melibatkan ahli spiritual yang melakukan penerawangan di lokasi Air Terjun Situmurun, dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Namun, berbagai upaya yang telah dilakukan pada hari keempat belum membuahkan hasil dan korban belum ditemukan.
Lanjut Khairudin, dalam upaya pencarian korban, seluruh tim melakukan penyisiran dalam radius 200 meter dari titik awal korban tenggelam, dengan titik selam mencapai kedalaman 40 meter. Hingga pencarian dihentikan pada pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian korban disepakati akan dilakukan selama 7 hari sejak awal kejadian, berdasarkan kesepakatan seluruh tim gabungan bersama pemerintah daerah Kabupaten Toba.
Pencarian hari keempat dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan pada hari kelima, Rabu (15/04/2026).
Ditambahkan Khairudin, sesuai perintah Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parpaga, S.I.K, pihak Kepolisian tidak pernah meminta atau mengharapkan imbalan dalam bentuk apa pun dari pihak keluarga korban. Upaya pencarian ini merupakan tugas dan kewajiban yang dilaksanakan seluruh personel kepolisian sesuai SOP dan perintah pimpinan.
Reporter: Duga Tambunan/MR
Editor: HER/red



More Stories
Porseni Yayasan Pendidikan Pangeran Antasari 2026 Digelar: “Sebagai Ajang Tahunan Guna Menumbuhkan Bakat, Sportivitas, dan Kreativitas Siswa”
Empat Anggota Diamankan dan Satu Ditetapkan sebagai Tersangka, Kapolda Kepri Pastikan Proses Tuntas Kasus Kematian Bripda NS
Akhirnya Komisi III DPR RI, Tanggapi Anak Wanita Usia 15 Tahun yang Ditetapkan Tersangka oleh Penyidik Satreskrim Polres Langkat Usai Bela Ayahnya Dipukuli