Perambahan Kayu Ilegal Loging di Hutan Senaboi, Disinyalir Semakin Menggila Diwilayah Hukum Polres Rohil

Rohil | mediaberantaskriminal.com – Sejumlah awak media yang merupakan gabungan wartawan dan turut juga sejumlah LSM, yang turun langsung ke wilayah Jalan lintas Raja bejamu Kecamatan Senaboi Kabupaten Rohil, Provinsi Riau pada hari Jumat (25/12/2020) sekira pukul 15.00. Wib menemukan tumpukan kayu olahan papan panjang di Jalan lintas raja bejamu, yang diduga tanpa izin resmi dari pemerintah setempat, ditumpuk ditempat tertentu, Kayu olahan tersebut diduga hasil rambahan dari dalam hutan senaboi.

Pantauan yang berhasi dirangkum awak media, Jumat (25/12/2020) sesuai keterangan yang disampaikan warga berinsial JET di jalan lintas raja bejamu kecamatan Senaboi, “bahwa pengambilan sumber bahan kayu olahan papan panjang dari hutan senaboi, ditebang oleh pekerja, selama ini kayu olahan diangkut dengan gerobak untuk di antarkan ke galangan kapal bagan siapi api, kecamatan Bangko kabupaten Rohil,” ucapnya.

Lanjutnya disampaikan, warga dilokasi sebagai narasumber menerangkan dan meminta agar namanya jangan di tulis dipemberitaan media,” harapnya.

Sesuai informasi diperoleh dari warga, tumpukan kayu olahan papan panjang diduga milik oknum berinisial IWN dan satu lagi berinisial TJG,” ungkap warga.

Ditambahkan warga bernama Juliana Br. Tampubolon “pengambilan kayu untuk diolah menggunakan gergaji senso didalam hutan oleh kelompok pekerja yang terdiri dari anggota warga, kayu diolah dan selanjutnya diangkut dari dalam hutan senaboi oleh mafia kayu yang memodali perambah hutan tersebut, dengan menggunakan gerobak.

Kayu olahan papan panjang dibawa dari dalam hutan, untuk di bawa ke daerah galangan kapal bagan api api kecamatan bangko, Ditengah Perjalanan tepatnya di jalan lintas Raja bejamu, ditemukan di gerobak “tumpukan kayu olahan berupa papan panjang yang diduga tidak ada memiliki dokumen resmi tentang bahan kayu olahan tersebut dari pemerintah setempat.

Belum dapat diketahui wartawan, mengapa penegak hukum pihak terkait tutup mata??? Pihak dinas kehutanan Riau dan Polda Riau serta Kepolisian polsek Senaboi, berserta Polres Rohil, belum bertindak sesuai hukum yang berlaku,” tanya warga kepada wartawan.

Keterangan yang di peroleh Gabungan Wartawan, taem Pemburu berita dan LSM, lebih lanjut dilapangan pada Jumat (25/12/2020), pemain kayu selama ini disinyalir aman-aman saja beraksi dihutan yang ada di kecamatan Senaboi kabupaten Rohil.

“Disinyalir perambahan kayu besar-besaran dalam hutan Senaboi sejak lama berlangsung belum tersentuh hukum. Sehingga mafia kayu yang beraksi selama ini rata-rata kaya mendadak karena aman-aman bisnis ilegalnya tidak tersentuh hukum,” ucap warga lagi.

Meski kayu olahan illegal yang selama ini sudah mendapat sorotan pemberitaan media tetapi diduga pihak Kapolsek Senaboi “belum bertindak reprensif” alias tutup mata, terhadap pelaku Ilegal loging didaerah kecamatan senaboi.

Sampai berita ini diturunkan Dinas Kehutanan Rohil belum dapat di konfirmasi termasuk Kapolres Rohil dan Pihak Kapolsek Senaboi belum dapat dikonfirmasi.

Masalah dugaan Ilegal loging yang marak di daerah kecamatan Senaboi kabupaten Rohil merupakan masukan info beharga buat Menteri Kehutanan RI dan Mabes Polri, agar turun tangan memberangus kejahatan mafia kayu dengan pelaku Ilegal loging tersebut,” pungkas warga yang berinisial JET mengakhiri.

Reporter: M. Aritonang
Editor: Hermanto

188 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *