Diguyur Hujan, Banjir Kembali Rendam Kota Medan dan Deli Serdang “Selain Luapan Air Sungai, Masalah Drainase Juga Penyebab Banjir”

Deli Serdang | mediaberantaskriminal.com – Hujan deras yang mengguyur kota Medan dan kabupaten Deli Serdang, Sabtu (26/12/2020) sekira pukul 03.00 Wib pagi dini hari, kembali membuat arus air sungai yang membelah kawasan kota Medan dan beberapa daerah penyangga di kabupaten Deli Serdang, kembali meluap.

Seperti yang dipantau awak media ini, debit air di alur sungai Sei Deli dan Sei Belawan kembali meninggi dan berimbas pada banjir yang melanda di kawasan sekitarnya.

Daerah rawan banjir seperti Tanjung Selamat, Sunggal, Kampung Lalang, Klambir V dan Klumpang. Kembali terendam banjir.

Walau banjir yang terjadi pada hari ini, Sabtu (26/12/2020), tidak separah banjir besar yang terjadi pada Jumat (04/12/2020) lalu. Tetapi rendaman banjir ini tetap mengganggu aktifitas warga di penghujung tahun 2020 ini.

Siswaty (33) warga Tanjung Selamat mengatakan, “air kembali masuk ke rumah kami sekitar pukul 5 pagi, rasanya belum habis capek kami bang, sewaktu membersihkan sisa banjir besar pada Jumat (04/12/2020) lalu. “Ini uda datang lagi air merendam rumah kami,” Keluhnya.

Sementara itu, samsul (48) warga Klambir V mengatakan. Untuk hari ini dirinya kembali tidak bisa melaksanakan aktifitasnya untuk berjualan ke kota Medan.

“Gimana mau jualan bang, jalan besar Klambir V menuju Kampung Lalang terendam banjir semua, takut mogok pulak nanti kereta (sepeda motor) ku ini bang,” ujar Samsul yang ditemui awak media ini, masih membawa bakul dagangannya di pinggir jalan akses Klambir V menuju kota Medan.

Saluran drainase di dusun VIII desa Helvetia kecamatan Sunggal kabupaten Deli Serdang meluap ke rumah warga dan ke badan jalan.

Ditempat terpisah.
“Selain luapan air sungai, masalah drainase juga penyebab banjir saat di musim penghujan.

Feri (43) warga Helvetia, Sabtu (26/12/2020) saat dijumpai awak media ini mengatakan “di tempat kami tepatnya di dusun VIII desa Helvetia kecamatan Sunggal dan dusun I desa Helvetia kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang terendam banjir.

“Saat musim penghujan selalu teremdam banjir, hal tersebut lantaran saluran drainase yang ada saat ini tidak mampu menampung debit air hujan. “Kapasitas drainase yang memang tidak mampu menampung debit air hujan,” pungkasnya, Sabtu (26/12/2020).

Untuk itu, dirinya meminta kepada Pemerintah setempat secepatnya melakukan pembangunan saluran drainase di dusun VIII desa Helvetia kecamatan Sunggal dan dusun I desa Helvetia kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.

Diminta kepada Pemerintah setempat secepatnya melakukan pembangunan saluran drainase di dusun VIII desa Helvetia kecamatan Sunggal.

“Hal ini, supaya air maupun comberan tidak lagi meluap ke rumah warga dan ke badan jalan yang dapat mengganggu akses transportasi dan juga bau tak sedap,” harapnya.

Akhir tahun 2020 ini cuaca ekstrim dan tidak ter prediksi memang sedang melanda wilayah Sumatera Utara, khususnya kota Medan dan Deli Serdang. Diharapkan warga senantiasa selalu mengutamakan keselamatan dalam melaksanakan ibadah Natal dan menyambut Tahun Baru 2021.

Reporter: Heri/Iyan
Editor: Hermanto

234 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *