ROKAN HILIR, Media Berantas Kriminal – Pada acara Gelar Pernikahan, berlangsungnya Adat batak toba, Pada hari Sabtu Tanggal 22 Februari 2025, Dihalaman rumah Hasuhuton Anggota DPRD Rokan Hilir, Jhoni Simanjuntak, Orang tua Mempelai Laki-laki dr.Viktor Josua Simanjuntak.
Pada acara Berlangsung, acara Pesta ditempat kediaman Jhoni Simanjuntak, Anggota DPRD Rokan hilir Simpang Poros kecamatan Rimbo melintang rokan hilir, Awak media ini Menghadiri serta memantau acara tersebut sangat meriah, “Aman kondisif berjalan lancar Sesuai adat kebudayaan adat Batak toba.
Oleh karena Demikian,Sehingga awak media ini, Konfirmasi kepada Penatia adat tersebut, “Mengatakan, Bahwa Pesta pernikahan ini,Semua para undangan sanak saudara serta keluarga,dengan beserta toko masyrakat kecamatan rimbo melintang turut hadir, untuk menyaksikan untuk merestui acara berlangsungnya Pernikan dr.Viktor josua Simanjuntak dengan dr.Elisa Viola Lasmarisi Br.Marpaung Ungkapnya.Bahkan Juga ikut serta menghadiri Jamaluddin Ketua PDIP, Fraksi PDI Perjuangan rokan hilir, Beserta Anggota DPRD rokan hilir dan lainya,
Pada acara berlangsungnya acara pernikahan tersebut,Awak media ini memantau serta mintak keterangan kepada Passaut dari pihak marga Simanjuntak. “Mengatakan, Usai acara Peneguhah dari Gereja,Memplay Pengantin, mudah-mudi untuk melaksanakan penyambutan Dengan secara tor-tor batak Toba, Menuju arah ke halaman Rumah Mempelai laki-laki,” pungkas Parsinabung Simanjuntak.
Namun Dalam rangka acara Pernikahan selanjutnya,Awak media ini,Memantau serta mintak keterangan dari Passaut Simanjuntak. mengatakan,acara sekanjutnya,Akan Memanggil Serta beri waktu kedatangan uduran Hula-Hulanya Marga Marpaung, Karna hulu-hula, adalah suatu berperan dalam kebudayaan adat kita batak toba, untuk membawa beras parbue pir, serta untuk memberi ulos, Dengan Sarung, Sebagai Cendra mata, bahwa Sudah Suatu keluarga Suami istri Yang Sah,dengan cara adat Nagoj,” pungkasnya.
Dengan begitu juga selanjutnya mengatakan ke awak media,”Pihak Marga Simatupang adalah kewajiban sebagai Tulangnya Mempelai pengantin. Sijalo tik-tik marakap menjelaskan, Bahwa adalah sudah tradisi adat kebudayaan Batak Toba, Manjalo dohot mangalehon, di Ulaon Paradaton Pengantin. Bahkan juga dengan memberi Ulos kepada Berenya, serta beras Parbue pir ni tondi, sebagai cendra mata,”Agar dengan Doa restu, jala horas-horas. “Menjadi keluarga yang berbahagia, dengan semoga apa menjadi cita-cita kedua Mempelai terwujud, dan juga menjadi Keluarga yang Bermarwah dan menjadi Suatu keluarga jadi Panutan di Masyarakat,” ungkapnya mengakhiri.
Reporter : Jps. Simanjuntak, Korlip MBK Rohil & Labusel
Editor : Hengky



More Stories
Bupati Dairi Sampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025
Pemkab Dairi dan PT. Pupuk Indonesia Dukung Program Swasembada Pangan,Tanam Padi Bersama di Desa Lumban Toruan
Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh