Rabu , 22-April-2026

Plt Bupati dan Kapolres Palas Hadiri Penamatan Santri Ponpes Robiul Islam

Palas – Media Berantas Kriminal | Terharu, isak tangis dan bahagia mewarnai acara Penamatan Santri Pondok Pesantren Robiul Islam Pasar Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, Selasa (06/06/2023).

Plt. Bupati Padang Lawas (Palas) drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, C.Ht, MM, M.Si, MH bersama Kapolres Padang Lawas AKBP Indra Yanitra Irawan, M.Si, Kakan Kemenag H.Abdul Manan, MA, Para Asisten, pimpinan OPD, Ketua BPSPL H. Fauzan Hamidy Hasibuan, S.Pd, Para Pimpinan Pondok Pesantren, Ketua Baznas Kabupaten Padang Lawas serta undangan lainnya turut hadir dan menjadi saksi pada acara tersebut.

Plt. Bupati Palas Dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih, melalui kata sambutannya kepada Yayasan Pondok Pesantren Robiul Islam, Pasar Latong dan jajarannya yang telah mewariskan ilmu kepada anak anak didiknya,

“Terima kasih atas semua yang anda lakukan. Membekali anak anak berjuta ilmu serta dukungan dan perhatian yang tulus, dengan harapan kelak mereka menjadi generasi yang berguna bagi Nusa dan Bangsa, Semoga Allah SWT selalu melindungi dan memberikan balasan terbaik atas jasa bapak ibu semua,” ucap Zarnawi.

Ia juga berterima kasih kepada orang tua yng sudah mendukung anak-anaknya hingga selesai masa studinya di Pondok Pesantren Robiul Islam Pasar Latong.

“Perhatian orang tua terhadap program Pemerintah yang bersifat Nasional, Wajib Belajar 9 tahun, Alhamdulillah.. sudah terlaksana. Namun tetap berharap pendidikan anak-anak jangan putus sampai disini, dan tetap mendapat dukungan orang tua agar mereka dapat melanjutkan Pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, hingga anak- anak kita sukses kedepannya,” ujarnya.

Kemudian, terkait fenomena meningkatnya jumlah Hafidz dan Hafidzah di Kabupaten Padang Lawas, dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati meminta, bersama kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Palas, Badan Silaturrahim Pondok Pesantren Padang Lawas (BSPPL) agar duduk besama, berdiskusi mengenai langkah-langkah untuk melestarikan Hafidz- Hafidzah sebagai pengawal Al-Quran yang menjadi pedoman hidup.

“Dengan kemampuan dan hafalannya serta upaya menjaga Al Quran, berharap kita dapat duduk bersama memikirkan bentuk apresiasi dan pengembangan yang tepat untuk Hafidz-Hafidzah ini,” lanjutnya.

Sebagai langkah awal Plt. Bupati mengusulkan kepada Kemenag agar dapat membuat sebuah Legal Formal dalam bentuk Sertifikasi yang ditandatangani oleh Kementerian Agama, sebagai salah satu bentuk pengakuan kepada Hafidz dan Hafidzah.

Menurutnya, Sertifikat tersebut akan banyak kegunaannya.
Eksistensi Hafiz-Hafidzah Al Quran semakin dilirik dan diakui keberadaannya di Indonesia, bahkan menurutnya untuk profesi tertentu, hafidz Al Quran menjadi faktor pendukung bahkan sebagai syarat utama untuk suatu profesi tertentu.

“Suatu kehormatan bagi Hafidz Al Quran, saat ini, Negara mengapresiasi mereka.
Meraka diberikan kesempatan mendapatkan beasiswa ke Kampus-kampus tertentu, dan anak-anak penghafal Al Quran berpeluang besar menjadi anggota TNI-Polri.
Saya yakin dengan sertifikat kita keluarkan nantinya, berarti kita telah memberikan akses bagi mereka yang ingin menjadi TNI-Polri dan peluang-peluang lainnya,” pungkasnya.

Reporter : Rasyid
Editor : Hengky

 

 

About Author