Seksi Budidaya Ikan Air Payau dan Laut UPT Budidaya Ikan Kerasaan “Terkesan Alergi dengan Wartawan”

Simalungun | mediaberantaskriminal.com – UPT Budidaya Ikan Kerasaan (BI Kerasaan) mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang kegiatan produksi, pengembangan dan penerapan teknik pembenihan dan pembudidayaan ikan air tawar, pelatihan dan peningkatan keterampilan serta pengawasan.

UPT Budidaya Ikan Kerasaan (BI Kerasaan) mempunyai fungsi, sebagai berikut:
1. Penyelenggaraan identifikasi dan perumusan program pengembangan teknik budidaya ikan air tawar.
2. Penyelenggaraan pengujian, kaji terap dan penyebaran standar perbenihan dan pembudidayaan ikan air tawar.
3. Penyelenggaraan bimbingan dan pelatihan, penerapan standar perbenihan dan pembudidayaan ikan air tawar.
4. Penyelenggaraan pengembangan produksi dan pengelolaan sumber daya induk dan benih ikan air tawar.
5. Penyelenggaraan pengawasan perbenihan, pembudidayaan ikan serta pengendalian hama dan penyakit ikan air tawar.
6. Penyelenggaraan urusan ketatausahaan dan rumah tangga.
7. Penyelenggaraan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

Disinyalir UPT Budidaya Ikan Kerasaan (BI Kerasaan) di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara mempunyai luas lahan kolam kurang lebih 20 Ha, namun disinyalir produksi tidak ada.

Padahal masyarakat sekitar danau Toba saat ini sangat membutuhkan benih ikan nila yang berkualitas, tentunya yang bersumber dari Dinas Perikanan Sumut.

Mencoba ingin mengetahui hal itu, awak media mencoba ingin mengkonfirmasi adanya informasi itu, namun awak media melalui UPT Budidaya Ikan Kerasaan (BI Kerasaan) sulit untuk menjumpai guna wawancara terkait “Penyelenggaraan pengembangan produksi dan pengelolaan sumber daya induk dan benih ikan air tawar.

Dalam hal ini awak media mencoba untuk mengkonfirmasi kepada salah satu pegawai dinas, yang disinyalir menjabat sebagai Seksi Budidaya Ikan Air Payau dan Laut, yaitu Ibu Riama Evarida Panjaitan.

Namun disayangkan, Ibu Riama Evarida Panjaitan selalu menghidar dari awak media, terkesan alergi dengan awak media, belum ada keterangan pasti terkait kegiatan produksi, pengembangan dan penerapan teknik pembenihan dan pembudidayaan ikan air tawar UPT Budidaya Ikan Kerasaan (BI Kerasaan).

Selain sulit dijumpai, disinyalir kantor sering selalu kosong saat jam kerja, hanya sebagian pegawai dan sekurtity yang bisa dijumpai, belum bisa dengan pasti awak media untuk mengkonfirmasi guna mencari informasi tersebut terkait kegiatan produksi, pengembangan dan penerapan teknik pembenihan dan pembudidayaan ikan air tawar, karena pegawai dan sekurity yang dijumpai tidak berkapasitas untuk menjawab konfirmasi awak media.

Reporter: Poltak Simanjuntak
Editor: Heri

74 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *