Sempat Viral di Medsos, Pelaporan di Polsek Sunggal Terkait Peristiwa Pembacokan secara Brutal “Pelaku Tak Kunjung Ditangkap Polisi”

Medan | mediaberantaskriminal.com – T. Silalahi, siswa kelas satu SMA jadi korban pembacokan yang dilakukan oleh seorang pria bernama Piala Pardede secara brutal. Menurut informasi pelaku dikenal sebagai preman tenggik yang kerap petantang-petenteng di sekitar lokasi kejadian dengan senjata tajam terselip di pinggangnya.

Peristiwa pembacokan itu terjadi di salah satu warnet Jalan Medan-Binjai KM 10,8, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Detik-detik pelaku membacok korban terjadi pada Rabu (10/02/2021) Jam 21.00 Wib dan terekam kamera pengintai (CCTV) dan sempat viral di media sosial.

Yang membuat miris setelah tujuh hari berlalu pasca kejadian dan pelaporan di Polsek Sunggal, pelaku tak kunjung ditangkap Polisi.

Ditemui di rumahnya terlihat korban masih dalam kondisi terbaring lemah, dari kepala korban terdapat bekas luka senjata tajam yang telah dijahit, selain di kepala, luka bacok juga tampak pada bagian leher korban.

“Kejadian bermula pada saat aku bermain di warnet tersebut yang bersebelahan dengan dia (Piala Pardede). Aku cukup mengenal pelaku. Saat tengah asyik berselancar didunia maya, tiba-tiba disuruhnya aku untuk membeli kopi susu, tapi perintah itu diucapkan secara kasar bang,” ucap korban.

Lanjutnya lagi, walau dengan ucapan yang kasar, aku tetap melaksanakan apa yang disuruh kannya (pelaku). Setelah kembali membeli kopi susu, secara tiba-tiba pelaku melemparkan pulpen kearahku dan dengan beringas, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis parang dari balik bajunya dan membacokanya bertubi-tubi kearah kepala dan leher ku.

Sementara itu ayah korban Manik Silalahi pun meradang dengan belum ditangkapnya pelaku oleh Polsek Sunggal.

“Pelaku masih berkeliaran dan belum ditangkap Polisi walau sudah tujuh hari semenjak kejadian dan pelaporan di Polsek Sunggal,” ucap Marnik kesal.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrimnya AKP Budiman Simanjuntak saat dikonfirmasi Selasa (16/02/2021) melalui pesan WhatsApp hingga kini belum mau memberikan konfirmasinya.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi kembali, Rabu (17/02/2021) terkait kasus ini, menyarankan agar awak media menanyakan langsung kepada Kapolsek Sunggal ataupun Kasi Humas Polrestabes Medan.

“Coba tanyakan ke Polsek langsung atau ke Polrestabes Medan, sabar ya, mungkin beliau (Kapolsek) lagi sibuk atau tanya ke Kasi Humas Polrestabes Medan,” pungkas Hadi.

Reporter: Edison
Editor: Hermanto

275 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *