Senin , 13-April-2026

Terlihat Miris Sekali..!!! “Jembatan Simpang PTPN 4 Menuju Transpir IA Sosa Timur Kondisinya Memprihatinkan dan Dinilai Tidak Layak Lagi Digunakan

Padang Lawas, Media Berantas Kriminal – Jembatan penghubung antara Simpang PTPN 4 menuju Transpir IA Sosa Timur, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Rabu (24/12/2025), amatan awak media, berada dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai tidak lagi layak digunakan.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran serius bagi pengguna jalan, khususnya sopir truk bermuatan berat yang kerap melintasi jalur tersebut.

Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah desa serta kawasan perkebunan.

Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, jembatan tersebut mengalami kerusakan serius dan posisi miring akibat terjangan banjir besar pada tahun 2018 dan kembali diperparah pada 2023.

Selain itu, pada Agustus 2025 lalu, sebuah truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) dilaporkan terguling saat melintasi jembatan tersebut, mempertegas tingkat bahaya yang mengancam pengguna jalan.

Diketahui sebelumnya, PTPN IV Palm Co telah melakukan perbaikan Jembatan Sungai Sosa di Desa Lubuk Bunut, Kecamatan Hutaraja Tinggi, sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Namun hingga kini, jembatan Simpang PTPN 4–Transpir IA Sosa Timur belum tersentuh perbaikan yang memadai.

Warga setempat berharap pihak PTPN 4 bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas segera mengambil langkah konkret dengan melakukan perbaikan atau pembangunan ulang jembatan tersebut.

Sinergi antara perusahaan dan pemerintah dinilai sangat diperlukan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Perbaikan jembatan ini tidak hanya menyangkut aspek keselamatan, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap mobilitas warga, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kelancaran aktivitas ekonomi lintas desa.

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait tidak menunggu jatuhnya korban jiwa sebelum bertindak.

Reporter: Riaman
Editor: Her/red

About Author