Tiba di Kota Medan, Gubernur Sumut Terima secara Simbolis Sebanyak 40.000 Dosis Vaksin Covid-19

Medan | mediaberantaskriminal.com – Sebanyak 40.000 dosis vaksin Covid-19 tiba di Kota Medan, Selasa (05/01/2021) sekitar pukul 07.00 Wib. Seluruh vaksin dikemas dalam 21 koli vaksin. Vaksin tersebut dikirimkan lewat Bandara Soekarno Hatta dan tiba di Bandara Internasional Kualanamu.

Vaksin telah sampai di gudang penyimpanan milik Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Jalan Thamrin, di kota Medan pada Selasa (05/01/2021) sekitar pukul 10.00 Wib.

Adapun, 40.000 dosis vaksin tersebut merupakan jatah Sumatra Utara (Sumut) dan akan dibagikan ke 33 kabupaten/kota di Sumut. Seluruh vaksin yang diterima adalah vaksin Sinovac.

“Ini 40 ribu, walaupun Sumatera Utara kebutuhan untuk seluruh 33 Kabupaten dan Kota, terkhusus kepada nakes, tenaga kesehatan, itu tuntutannya 72.451 harusnya,” ucap Edy saat menerima vaksin di rumah dinas Gubsu, Medan, Selasa (05/01/2021).

Edy mengatakan pendistribusian vaksin akan diatur oleh Dinas Kesehatan Sumut. Dia menargetkan penyuntikan vaksin bisa dimulai pada 14 Januari 2021.

“Tanggal 14 (Januari 2021) sudah harus mulai, waktu yang ada saat ini kurang-lebih 10 hari itu. Dari kemarin sebenarnya dari tanggal 1 Januari ini sudah dipelajari, tapi dengan jumlah yang berbeda dia akan dikaji kembali. Fokus kepada 40 ribu nakes yang harus kita vaksin,” tuturnya.

Dia berharap menjadi orang pertama di Sumut yang disuntik vaksin agar menjamin keamanan vaksin tersebut. Namun, katanya, vaksin yang ada difokuskan untuk tenaga kesehatan yang mengurusi pasien COVID-19.

“Saya sangat berharap saya (yang di vaksin lebih dulu), karena rakyat Sumatera Utara harus divaksin. Saya harus divaksin tidak masalah, tapi persoalannya ini fokus kepada tenaga kesehatan, dan vaksinnya adalah di bawah 59 tahun,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara (Provsu) Alwi Mujahit Hasibuan menyatakan vaksin akan disalurkan dalam beberapa tahap. Untuk tahap ini, seluruh vaksin akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan.

Meskipun demikian, Alwi menyampaikan Pemerintah Provsu tidak dapat menentukan data peserta vaksinasi karena seluruh data diatur oleh Pemerintah Pusat.

“Itu langsung dari pusat nanti ada aplikasi pedulilindungi. Jadi, masing-masing dari kita lihat di situ. Nanti kita dapat semacam voucher yang menunjukkan bahwa kitalah salah satu peserta,” ungkap Alwi di Depan Rumah Dinas Gubernur Sumut usai kegiatan serah terima vaksin secara simbolis, Selasa (05/01/2021).

Alwi mengaku telah mengirimkan surat yang ditujukan kepada Direktur Utama BPJS Kesehatan. Tujuannya, agar Pemerintah Provsu mendapatkan akses informasi mengenai komposisi distribusi vaksin di tiap kabupaten dan kota di Sumut.

“Kita sudah surati Dirut BPJS karena di situ juga bisa terbaca komposisinya Medan dapat berapa, Deli Serdang dapat berapa, dan sebagainya,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara (Provsu) Alwi Mujahit Hasibuan.

Reporter: Heri
Editor: Hermanto

85 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *