Aksi Unjuk Rasa Enam Elemen dan Tergabung Mahasiswa Menolak UU Omnibus Law Terjadi Ricuh, Satbhara Terkena Lemparan Batu

Reporter: Staf07/AM
Media Berantas Kriminal

 

MEDIABERANTASKRIMINAL.COM, BATU BARA | Sebanyak 350 Personil Polres Batu Bara di Terjunkan Dilokasi Aksi Unjuk Rasa (Unras) Guna Melakukan Pengamanan yang di Lakukan oleh Enam Elemen Mahasiswa yang Berjumlah Lebih Kurang Sebanyak 150 orang di Kantor DPRD Batu Bara, Jl. P. Kemerdekaan Lima Puluh Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, Senin (12/10/2020).

Menurut Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan, SH. MH, yang mana awalnya unjuk rasa damai kemudian terjadi kericuhan. Lalu kita amankan situasi unjuk rasa tersebut dengan aman dan kondusif.

Namun di siang hari sekitar jam 12 siang Mahasiswa berkeinginan untuk ketemu dengan Ketua DPRD Kabupaten Batubara, karena ketua DPRD berhalangan sehingga yang ada wakil dari Komisi III.

Karena komisi lainnya sekitar 5 orang yang ada di kantor DPRD Batu Bara.

Pengujuk rasa tidak mau menerima dari perwakilan, mereka tetap harus ketemu dengan ketua DPRD batu bara dan seluruh anggota DPRD nya yang ada di Kabupaten Batu Bara jumlah Tiap orang karena tidak lengkap mereka ingin masuk ke kantor DPRD kabupaten Batu Bara.

Prediksi Kapolres Batu Bara, AKBP Ikhwan, SH MH, kalau mereka masuk lebih berbahaya lagi menduduki kantor DPRD dan akan berakibatkan melakukan perusakan
kantor.

Adek-adek mahasiswa dan mobil komando mereka mau masuk ke gerbang, lalu kita lapis keanggota dan juga masuk dilapis di pintu masuk sehingga mereka Emosi
tidak bisa masuk.

Tiba-tiba dengan spontan mereka mungkin sudah mempersiapkan batu-batu untuk menyerang anggota Polres kita. Sehingga terjadi serangan pakai batu. Anggota yang pengamanan di pagar pintu masuk kantor DPRD kemudian karena tidak terkendali lemparan batunya tinggal ke mana-mana.

Kapolres Batu Bara, ada akui salah satu anggota dari Satbhara AKP DP. Sinaga, terkena lemparan batu di kepala. Lemparan itu batu cukup besar hingga mengalami luka parah dan ini sekarang kami akan rujuk ke rumah sakit Brimob di medan, “Ya karena kondisinya lemah dan kemudian dia merasa pusing.

Pertolongan pertama dilakukan di Klinik polres batu bara, karena di klinik ini tidak lengkap alatnya, maka kita rujuk ke RS Brimob Medan Sumatera Utara.

Para pengunjuk rasa yang diamankan sebanyak 44 orang, terdiri dari 14 orang ini pernah dites urine ada yang pakai narkoba mahasiswa jadi orang dewasa pakai narkoba 1 orang dan siswa sekolah kemudian juga yang dewasa 12 orang kemudian mahasiswa ada 11 orang dan karyawan ada 1 orang dan buruh hanya 1 orang.

Sedangkan dari pengunjuk rasa, Nggak ada tapi yang korban anggota polres batu bara yaitu kasatsabara, Daniel. P Sinaga ini. Kapolres batu bara AKBP Ikhwan, SH, MH, Berdoa semoga AKP Daniel. P Sinaga Cepat sembuh dirawat di rumah sakit. Terkait, Anak sekolah kita akan melakukan pembinaan,” Cetus Kapolres AKBP Ikhwan, SH, MH. (Staf07/AM)

18 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *