Alamak..!!! Diduga Pakai Pengawet dan Tidak Kantongi Izin, Daging Sapi Impor Beredar di Desa Pematang Obo

Bengkalis | mediaberantaskriminal.com – Warga Jalan Siaga I, Kilometer 4 Tegal Sari Kulim, RT 02, RW 01, Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, semakin geram saat mengetahui salah seorang tetangganya disinyalir mengimpor daging sapi dengan jumlah yang besar dan dijual di pasaran tanpa mengantongi dokumen perizinan sebagaimana mestinya.

Hal itu sudah berlangsung sekitar 3 tahun, Pemerintah Desa termasuk RT/RW setempat tidak mengetahui aksi warganya tersebut.

Pantauan yang berhasil di Rangkum Media Berantas Kriminal pada Sabtu (28/11/2020) dilapangan, rumah megah berdinding warna hijau tersebut sekilas dari luar terlihat seperti biasa, namun didalamnya tersusun rapi sejumlah lemari pendingin berukuran sedang berisi daging impor yang diketahui asal negeri Kincir Angin Amsterdam.

Menurut pengakuan penjual dan sekaligus pemilik usaha tersebut, Riki Kurnia menjelaskan setelah daging daging itu sampai di Indonesia melalui distributor yang ada di Pekanbaru, lalu disimpan sebelum dipasarkan.

Bahkan daging yang diduga menggunakan pengawet, dapat bertahan hingga setahun dan tidak perlu perizinan dimana dipasarkan, dikarenakan penyalur yang ada di Pekanbaru pastinya telah memiliki izin.

Terpisah, Kepala desa Pematang Obo, Pangibulan Sirait saat ditemui wartawan mengakui tidak mengetahui aktifitas warganya tersebut.

Menurutnya, pihaknya pernah mengabulkan permintaan Riki itu berupa surat keterangan usaha dikarenakan pengurusan bantuan UMKM yang baru baru ini marak diminta warga.

“Saya tidak tahu ada izinnya atau tidak, setahu saya, beberapa waktu lalu pernah meminta surat keterangan usaha untuk UMKM,” terangnya, Kamis (26/11/2020).

Hingga berita ini ditayangkan, Badan Pemeriksa Obat Makanan (BPOM), belum Dapat Ditemui Selaku badan yang berwenang terkait produk daging impor yang di duga pakai pengawet.

Reporter: M. Aritonang
Editor: Hermanto

193 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *