Minggu , 27-November-2022

Bupati Madina, H.M. Jafar Sukhairi Nasution: Santri Bisa Menjadi Pemimpin Bangsa Dimasa Depan

Madina – Media Berantas Kriminal | Bupati Mandailing Natal (Madina) H.M. Jafar Sukhairi Nasution memberi motivasi kepada para santri Albi’satil Islmiyah untuk rajin belajar dalam menuntut ilmu demi meraih cita-cita dan prestasi.

Sukhairi menyampaikan banyak pemimpin bangsa yang berasal dari pesantren. Dia mencontohkan Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dan juga wakil Presiden sekarang KH Ma’ruf Amin.

“Santri bisa menjadi orang besar di negara ini, banyak tokoh – tokoh besar yang lahir dari santri seperti Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dan juga wakil Presiden sekarang KH Ma’ruf Amin,” kata Sukhairi usai melaksanakan salat Jumat di Mesjid Albi’satil Islmiyah,Simpang Suga, Desa Parmompang Kecamatan Panyabungan Timur, Jumat (23/09/2022).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Madina ini juga mengatakan untuk mencapai itu perlu kerja keras dan kesungguh-sungguhan.

“Tuntut ilmu setinggi-tingginya, terus berbakti pada guru dan orang tua, belajar terus dan kejar cita, karena itu semua merupakan kunci kesuksesan bagi kita semua,” katanya.

Sementra Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis mengimbau para santri agar tidak merasa berbeda dengan siapapun walaupun bersekolah di pesantren.

“Tanamkan pada jiwa kalian bahwa kalian bisa dan mampu bersaing lebih baik dengan sekolah negeri maupun di pusat kota kabupaten. Kalian harus bersyukur disekolahkan disini karena hingga akhirnya ini yang akan menyelamatkan kita di dunia dan akhirat,” kata Erwin.

Lebih lanjut Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul Akbar Siddik juga mengatakan ada kebahagiaan tersendiri menjadi santri sebab dirinya sempat berkeinginan untuk mondok.

Menurut Reza di pesantren dituntut belajar ilmu agama yang berguna di dunia dan akhirat. Dia menyampaikan ilmu agama sangat berguna, khususnya di kepolisian dan bidang-bidang lainnya.

“Jadi santri merupakan anugerah bagi kita semua, santri juga bisa menjadi anggota kepolisian, salah satunya mantan Kapolri jenderal Badrodin Haiti yang menjadi santri di Jawa Timur,” katanya.

Di Akhir acara Forkopimda Madina memberikan bantuan berupa sembako dan kain sarung.

Reporter : Hasanuddin
Editor : Hengky