Dilokasi Pariwisata Banyak Bangunan Terbengkalai, Kadis Bambang Dinilai Gagal Kelola Pariwisata di Pakpak Bharat

Pakpak Bharat | mediaberantaskriminal.com – Ditengah seriusnya pemerintah mendongkrak pariwisata di indonesia, tak ubahnya Pemkab Pakpak Bharat, yang banyak mengucurkan dana dari DAK dan APBD kabupaten Pakpak Bharat, untuk pembangunan pariwisata, tetapi hasilnya dinilai kurang maksimal, dan terkesan sia sia.

Seperti pantauan awak media, di lokasi pariwisata Lae mbilulu, terlihat banyak bangunan yang terbengkalai, seperti bangunan mesjid dan gereja, yang terbengkalai dan tidak terurus, padahal untuk pembangunan nya menghabiskan dana yang cukup besar.

Ketua DPD Dairi/Pakpak Bharat LSM GPI, sekaligus pemerhati pariwisata kabupaten Pakpak Bharat Agus Padang, menilai kadis pariwisata dalam hal ini dinilai gagal untuk mendongkrak pariwisata di kabupaten Pakpak Bharat, padahal setiap tahun, banyak dikucurkan baik dari DAK Pusat maupun dana APBD.

“Saya sebagai pemerhati pariwisata menilai pak kadis dalam hal ini gagal untuk mendongkrak pariwisata di daerah ini, pasalnya setiap tahunnya selalu ada kucuran dana yang cukup besar dari Pusat ke kabupaten Pakpak Bharat, untuk pembangunan pariwisata di kawasan wisata simbilulu, tetapi bangunannya terbengkalai, seperti bangunan mesjid dan gereja yang tidak terurus, terkesan sia sia.

Ia juga menambahkan, temuan sperti ini, menjadi bahan pertimbangan kepada BPK (Badan Pemeriksa keuangan) nantinya untuk lebih serius memeriksa penggunaan keuangan di dinas Pariwisata kabupaten Pakpak Bharat, jika nantinya ditemukan indikasi korupsi, dimohon untuk segera menindaklanjutinya,” tutupnya.

Melalui pesan WhatsApp Kadis pariwisata Bambang Sunarjo Banurea menepis hal itu, dan menyesalkan petugas kebersihan yang diangkat berjumlah dua orang yang mendapatkan gaji lebih dari Rp. 1.000.000 / setiap orangnya, tetapi tugasnya tidak dilaksanakan, seharusnya tidak adalagi bangunan 2 di simbilulu terbengkalai dan kumuh, karena tidak terurus,” tutup kadis pariwisata.

Reporter: Alferin Padang
Editor: Hermanto

 

 

158 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *