Hj. Nurhajizah Marpaung: Untuk Kemajuan Kabupaten Asahan Kearah yang Lebih Baik, “Saya Siap Maju Sebagai Cabup Asahan

mediaberantaskriminal.com – Asahan | Pasangan calon Bupati – Wakil Bupati Asahan, Dr.Nurazizah Marpaung, SH, MH – H.Henri Siregar, SH mendapatkan nomor urut 1 pada pengundian nomor urut yang digelar pada bulan September 2020 yang lalu di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran. Pasangan Calon Bupati, Nurhajizah-Henri (NURI) meramaikan ajang pesta Pilkada Asahan tahun 2020.

Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Dr. Hj. Nurhajizah Marpaung, S.H., M.H. yang lahir di Bandar Pulau, Asahan, Provinsi Sumatra Utara, pada 07 Agustus 1956.

Dalam kancah perpolitikan, Nurhajizah bukanlah wajah baru. Ia pernah menjabat antarwaktu sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2013-2018. Hj. Nurhajizah Marpaung yang pernah ditetapkan sebagai Wakil Gubernur Terpilih untuk sisa masa jabatan periode 2013-2018 dalam sidang paripurna di DPRD Sumut, di tahun 2016 lalu.

Nurhajizah merupakan perempuan pertama yang menduduki jabatan orang nomor dua di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara mendampingi Gubsu Dr Ir H Tengku Erry Nuradi MSi.

“Buat saya tugas di mana pun sudah merupakan bagian dari amanah, karena latar belakang saya adalah TNI, jadi setiap amanah yang diberikan ke saya akan saya jalankan sebaik mungkin,” kata Nurhajizah, yang pangkat militer terakhirnya adalah brigadir jenderal ini.

Nurhajizah juga pernah melakukan pembelaan HAM internasional di sidang UNESCO pada 2006 di Swis dan Prancis pada 2008 terhadap prajurit TNI yang diduga melakukan pelanggaran HAM berat karena Nurhajizah sebagai Ketua tim Hatkum personel TNI untuk kasus-kasus dugaan HAM berat yang diselenggarakan di Indonesia dan UNESCO.

Jendral wanita ini juga pernah bertugas di Kemhan dengan jabatan terakhirnya adalah Kepala Biro Hukum Rokum Setjen Kemhan.

Prabowo sebagai Ketum Gerindra dukung Nurhajizah maju sebagai calon Bupati di pilkada Kabupaten Asahan.

Menjadi Bupati dianggap Nurhajizah sebagai salah satu pengabdian dan rasa cinta tanah air sekaligus membangun daerah kelahirannya di Kabupaten Asahan. Nurhajizah yang mendapatkan gelar Doktor dan Magister hukumnya saat lulus kuliah hukum S-2 dan S-3 di Universitas Padjadjaran.

“Bagi prajurit seperti saya, perintah atasan, dalam hal ini Pak Prabowo sebagai Ketum Gerindra adalah perintah yang harus saya jalani. Dan apa yang diperintah oleh Pak Prabowo adalah saya harus maju dan memenangkan Pilkada Asahan melalui Partai Gerindra,” ujar Nurhajizah.

“Tentu semua perlu dukungan dari berbagai pihak. Baik dari partai, maupun masyarakat,” kata Nurhajizah.

“Untuk semua, baik dari partai-partai pengusung maupun masyarakat, persyaratan kita sebagai calon, alhamdulillah sudah selesai. Mungkin meski kita yang paling lama dapat partainya, tapi paling cepat selesainya,” kata Nurhajizah.

Adapun Partai Gerinda, PKS dan PKB total memiliki 12 kursi dan telah melebihi syarat minimal 9 kursi di DPRD Asahan. Sementara Partai Nasdem yang turut mendukung bapaslon ini tidak memiliki kursi sama sekali di DPRD Asahan

Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh partai pengusung maupun pendukung serta simpatisannya, apabila akhirnya ditetapkan sebagai pasangan calon di Pilkada kali ini, untuk saling bekerja keras merebut hati masyarakat.

“Saudara-saudara ku, saya juga melihat yang penting kedepannya sama-sama kita menyakinkan masyarakat bahwa, Nuri (Nurhajizah-Henri) ada untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan kami pribadi,” pungkasnya.

Salah seorang putri kelahiran Kabupaten Asahan yang sudah banyak tinggal di ibukota ingin kembali ketanah kelahirannya Asahan untuk membangun tanah kelahirannya, “saya siap tampil dalam ajang pesta demokrasi pilkada pada tahun 2020 sebagai calon Bupati,” ucapnya.

Nurhajizah menambahkan dirinya maju di Pilbup Asahan semata-mata ingin mengabdi kepada masyarakat di daerah kelahirannya. “Saya maju di Pilbup Asahan bukan untuk mencari pekerjaan, tetapi semata-mata ingin mengabdi di daerah kelahiran,” ujarnya.

Ya, Insya Allah kita siap memajukan Kabupaten Asahan lebih baik lagi dan transparan, serta Asahan harus berkualitas. Sebagai putri daerah, saya merasa terpanggil untuk membangun Kabupaten Asahan, kapan lagi kita akan berbuat. Dan jika yang maha kuasa meridoi, saya akan siap mengabdi untuk Kabupaten Asahan,” ungkapnya.

Namun yang terpenting sekarang ini, yakni meningkatkan kepercayaan terhadap masyarakat, serta mensosialisasikan kepada masyarakat,” pungkas dia.

Saya siap berkompetisi secara sehat pada Pilbup Asahan. Saya sejak lama sudah berniat untuk mencalonkan diri sebagai cabup daerah ini. Saya mohon doa masyarakat Asahan agar diberikan kesempatan untuk membangun Kabupaten Asahan ini guna meningkat kesejahteraan rakyat,” ucapnya mengakhiri.

Reporter: Poltak Simanjuntak
Editor: Hermanto

 

200 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *