Sergai | mediaberantaskriminal.com – Pemerintah desa (Pemdes) Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada warga yang terkena dampak Covid-19, Rabu (16/12/2020).
Adapun jumlah warga desa Celawan yang menerima BLT sebanyak 134 Kepala Keluarga (KK), mulai dari Dusun I sampai dusun XII.
Pembagian Bantuan Langsung Tunai ini dari Bulan Oktober, November, Desember dengan jumlah sebesar Rp 900 Ribu Rupiah.
Selain Kades Celawan Tuhadi Simbolon, turut hadir dalam penyaluran BTL Babinkamtibmas Polsek Pantai Cermin Bripka Antoni Nababan, Babinsa, pendamping Desa Lokal Wawan Ridwan, Kasi PMD Kecamatan Elina, Tokoh Agama/Masyarakat/Pemuda, Ketua BPD serta seluruh perangkat desa dan para awak media.
Kades Tuhadi Simbolon mengatakan pembagian BLT DD ini sebesar Rp 900 ribu, selama tiga bulan. Diharapkan agar digunakan sebaik-baiknya.
“Saya sebagai kepala desa mengimbau kepada seluruh masyarakat di masa Pandemi Covid -19 saat ini, agar tetap menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, dan jangan menyebar berita hoax,” kata Tuhadi Simbolon.
Masyarakat diminta untuk disiplin, menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak) yakin dapat menjadi kunci jitu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Demikian disampaikan Kades Tuhadi Simbolon.
“Paling depan adalah 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak), karena penyebabnya penyakit menular yang bisa dicegah. Rute penularan dari saluran nafas oleh karenanya yang dilindungi adalah pernafasan dengan masker,” kata Tuhadi Simbolon mengakhiri.
Reporter: Pindo Simbolon
Editor: Hermanto




More Stories
Perayaan Natal 2025 Keluarga Pasien dan Para Medis Unit Hemodialisa Rumah Sakit Vita Insani di Pematangsiantar, Sukses Digelar
Perayaan Natal Sekolah Minggu Ouikemene 2025 di Siantar Plaza Berlangsung dengan Meriah, “Kegiatan Sosial dan Acara Makan Bersama, Dilanjutkan Pemberian Bingkisan Natal
Sikap Arogan Sekdes Gunung Monako di Kecamatan Sipispis, Tidak Mencerminkan Sosok Pelayan Bagi Masyarakat