Penuh Luka Tikam dan Sayatan, Mr X Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Dalam Parit Area Perkebunan Kelapa Sawit

Langkat | mediaberantaskriminal.com – Warga di sekitar Lingkungan 11, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa busana.

Di tuhuh Mr X tersebut, terdapat banyak luka tikaman dan sayatan benda tajam.

Warga menemukan Mr X tersebut di dalam sebuah parit, tepatnya di area perkebunan kelapa sawit milik warga, Selasa (19/01/2021) sekira pukul 08.30 Wib.

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh pemilik kebun, Abdul Hakim (42) warga Dusun VI, Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

“Tadi pagi aku mau manen, pas lewat dekat parit itu, aku mencium bau busuk.kulihat ternyata ada sosok mayat laki laki mengapung tanpa busana penuh dengan luka tusuk,” ungkap Abdul.

Saat dilihat dari balik pelepah sawit, kata Abdul, dirinya melihat ada mayat yang sudah membusuk dengan kondisi telungkup. “Gitu ku lihat ada mayat, aku langsung laporkan ke kadus dan selanjutnya melapor ke Polsek Stabat,” kata Abdul.

Mayat Mr X itu ditemukan dalam kondisi telungkup dan hanya menggunakan celana dalam berwarna hitam dengan kondisi sudah membusuk . “Diperkirakan sudah 7 hari,” ucap Kanit Reskrim Polsek Stabat Ipda Sihar Sihotang SH disela kegiatan evakuasi korban.

Sihotang juga menjelaskan jika penemuan mayat tersebut dalam kasus pembunuhan karena terdapat luka tusuk dan sabetan benda sajam yang terdapat di bagian tubuhnya.

Warga yang penasaran dan memadati lokasi penemuan mayat tak satupun mengenali korban. “Diperkirakan usia korban sekira 40 tahun. Ada beberapa luka di bagian dada kiri dan leher korban. Dugaan kita ada indikasi korban dibunuh,” pungkas Sihar Sihotang.

Kanit Reskrim Polsek Stabat IPDA Sihar Sihotang itu juga mengatakan indikasi pembunuhan ini masih dalam penyelidikan Polsek Stabat dan nama korban belum diketahui.

Reporter: Rose/Udin
Editor: Hermanto

162 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *