Sabtu , 18-April-2026

Perkebunan Bah Birung Ulu, Unit Kebun Kelapa Sawit dari PT. Perkebunan Nusantara IV di Kabupaten Simalungun Tidak Kooperatif Terkait Konfirmasi Pertanyaan Wartawan

Simalungun – Media Berantas Kriminal | Penunasan merupakan pemangkasan daun sesuai umur tanaman serta pemotongan pelepah yang tidak produktif (pelepah sengkleh, pelepah kering, dan pelepah terserang hama dan penyakit) untuk menjaga luasan permukaan daun (leaf area) yang optimum agar mendapat produksi yang maksimum.

Tujuan utama penunasan adalah untuk menjaga sanitasi tanaman, memudahkan pemanenan, serta mencegah terjadinya kehilangan hasil melalui berondolan tersangkut di ketiak pelepah dan buah tinggal di pokok.

Namun terlihat miris…!!!, disinyalir pengerjaan pemangkasan daun sesuai umur tanaman serta pemotongan pelepah yang tidak produktif untuk menjaga luasan permukaan daun (leaf area) yang optimum agar mendapat produksi yang maksimum, “Diduga ada unsur penyelewengan anggaran di Perkebunan Bah Birung Ulu, Kec. Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Perkebunan Bah Birung Ulu merupakan salah satu unit kebun kelapa sawit dari PT. Perkebunan Nusantara IV tepatnya berada di Kabupaten Simalungun.

Info yang terkini dari awak media ini, disinyalir penyelewengan anggaran dalam mengerjakan Penunasan tanaman kelapa sawit di Perkebunan Bah Birung Ulu diduga adanya bagi-bagi uang senilai 2 Juta yang disinyalir di bagi-bagikan kepada oknum yang diduga sejumlah oknum wartawan.

Ditanya melalui sekurity dilokasi perkebunan itu “Uang 2 juta itu untuk para awak media,” alasannya dibagikan uang sebanyak 2 Juta, untuk uang berlagangan koran.

“Sementara awak media ini, selalu menawarkan untuk berlangganan koran kepada pihak Perkebunan Bah Birung Ulu, Koran Surat Kabar Nasional Media Berantas Kriminal yang selalu dibawa wartawan media ini ke lokasi perkebunan selalu ditolak untuk berlangganan koran setiap koran terbit, dengan alasan pihak perkebunan Unit Usaha Bah Birung Ulu “Tidak ada anggaran,” sebutnya.

Jadi yang menjadi pertanyanan “Uang 2 Juta itu untuk apa, yang pengakuan sekurity di sana uang yang dibagi-bagikan untuk berlangganan koran dengan media lainnya.

Mengapa koran, Surat Kabar Nasional Media Berantas Kriminal selalu ditolak untuk berlangganan koran”.

“Apakah ada uang siluman, untuk memuluskan suatu pengerjaan yang menyimpang diperkebunan itu,” tanda tanya?.

Seusai temuan disinyalir ada dugaan bagi-bagi uang, awak media mencoba menemui pihak perkebunan Unit Usaha Bah Birung Ulu, guna menanyakan “Adanya dugaan bagi-bagi uang di lapangan yang disinyalir terkesan ada dugaan penyimpangan terhadap suatu pengerjaan penunasan pohon kelapa sawit di perkebunan itu.

“Namun miris…!!! melalui sekurity dilokasi, pihak perkebunan Unit Usaha Bah Birung Ulu tidak bisa dijumapi terkesan tidak Kooperatif, dan diduga alergi dengan awak media.

“Jika lah pihak Perkebunan Bah Birung Ulu sangat dekat dan bersabat dengan awak media, tentunya segala hal yang berkaitan dengan ikutnya media dalam memajukan perkebunan ini, dapat bekerjasama yang baik dengan para awak media, namun berita ini sampai di meja redaksi, pihak perkebunan Unit Usaha Bah Birung Ulu terkesan alergi dengan wartawan.

Reporter : Poltak Simanjuntak
Editor : Her/Red

 

 

 

About Author