Protokol Kesehatan Wajib Menjadi Pedoman, Ini Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pakpak Bharat

Pakpak Bharat, Sumut (mediaberantaskriminal.com) – Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pakpak Bharat per tanggal 2 November 2020 pukul 16.00 Wib adalah adanya penambahan kasus baru, yaitu adanya pasien RB, jenis kelamin Laki – Laki, umur 67 tahun, alamat Salak dengan kronologi bahwa pasien RB tersebut berobat ke RSUD Salak pada tanggal 31 Oktober 2020 pukul 22.20 WIB dengan keluhan nyeri ulu hati, demam dan batuk. Pasien dilakukan rapid test Covid-19 dengan hasil Ig
M reaktif.

Pasien di diagnosa Ketoasidosis Diabetik (KAD), Bronchopneumonia dan Suspek Covid-19, esoknya telah dilakukan pengambilan dan pengiriman sampel swab PCR sekitar pukul 10.00 WIB dan sekitar pukul 13.40 Wib pasien dinyatakan meninggal dunia. Pada tanggal 2 November 2020 hasil pemeriksaan swab PCR telah keluar dan pasien tersebut dinyatakan Negatif Covid-19.

Sekaitan dengan itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pakpak Bharat menginformasikan sampai hari Senin, 2 November 2020 pukul 16.00 Wib bahwa kasus konfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 4 orang, 3 orang diantaranya diisolasi di RSUD Salak dan 1 orang karantina mandiri dirumah.

Sementara pasien kasus probable yang meninggal sebanyak 3 orang. Pasien suspek covid-19 yang dirawat/isolasi di RSUD Salak sebanyak 3 orang yang masih menunggu hasil swab hidung/tenggorokan.

Sementara kasus kontak erat sebanyak 17 orang. 15 orang diantaranya melakukan karantina mandiri di rumah dan 2 orang karantina khusus di Asrama Diklat Cikaok. Kedua orang tersebut masih menunggu hasil swab hidung/tenggorokan.

Agar Covid-19 dapat dikendalikan, perlunya keutamaan protokol kesehatan menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan di luar rumah. Anak-anak dan orang dewasa diharapkan untuk saling mengingatkan satu sama lain tentang pentingnya protokol kesehatan ketika berinteraksi dengan siapa pun di luar rumah. Tidak hanya itu, setiap keluarga juga diharapkan menyiapkan masker dan hand sanitizer bagi anggota keluarga yang saat ini sudah dapat diperoleh secara bebas dengan harga
terjangkau.

Lalai akan protokol kesehatan berarti membuka peluang untuk terjadinya penularan dari mereka yang terpapar tanpa gejala. Oleh karena itu, kewaspadaan dengan tetap konsisten melakukan protokol kesehatan tetap diutamakan pada setiap aktivitas di luar rumah untuk mencegah Covid-19 secara efektif.

GTPP Kabupaten Pakpak Bharat mengajak seluruh elemen masyarakat Pakpak Bharat terutama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintahan desa, para pengelola pendidikan, dan para pihak lainnya untuk tetap memberikan penekanan yang berulang terkait pentingnya protokol kesehatan untuk mencegah sekaligus mengendalikan penularan Covid-19 di wilayah Pakpak Bharat.

Demikian informasi ini disampaikan dan mari kita sama-sama tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara :

1.Wajib menggunakan masker jika sedang keluar rumah

2.Menjaga jarak minimal 1-2 meter

3.Sering cuci tangan pakai sabun di air mengalir.

Juru Bicara GTPP Kabupaten Pakpak Bharat, Covid19.pakpakbharatkab.go.id. (Alferin Padang/Lambok Padang)

17 views


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *