Saling Rebut Lahan Bongkar Muat Sawit di Langkat, Bentrokan Tak Terelakkan

Langkat | mediaberantaskriminal.com – Diduga saling perebutkan lahan kerja bongkar muat, di Lingkungan I Buktit Tua, Kelurahan Tanjung Selamat atau tepatnya di pabrik kelapa sawit PT Mulia Tani Jaya, dua kubu berlainan group terjadi bentrokan. Bentrok yang terjadi, membuat satu orang terkena sabetan gancu dibagian kepala, Rabu (17/03/2021).

Terjadinya bentrokan, saat salah satu kubu F-SPTI – K SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Idonesia) pimpinan Sejarahta Sembiring yang mengaku PUK kelurahan Tanjung Selamat, mendatangi PT MTj untuk melakukan bongkar muat buah sawit dari truck yang sedang antre di pabrik kelapa sawit PT MTJ.

Anggota dari Sejarahta yang akan melakukan bongkar muat, dihadang untuk masuk ke lokasi pabrik,oleh F-SPTI-K SPSI pimpinan Iskandar PA. Cekcok mulut terjadi dan bentrokan antar kedua kubupun tak dapat terelakkan.

Bentrokan yang terjadi, mengakibatkan seorang pekerja dari kubu Sejarahta Sembiring, bernama M.Kasim (54) terkena sabetan gancu di bagian tangan dan kepalanya.

Kedua kubu,saling menyatakan,memiliki hak untuk kerja di pabrik itu, ujar Yulianto(39)saat membuat laporan di Polsek Padang Tualang.

Nazar Bakti Nasution, sekretaris PUK F-SPTI- K SPSI Kelurahan Tanjung Selamat, dibawah kepemimpinan Iskandar PA menyatakan,bahwa Serikat Pekerja mereka sudah memiliki surat kemitraan kerja dengan PT MTJ dan terdaftar di Disnaker kabupaten Langkat.

Berdasarkan itulah,kawan-kawan menghadang Serikat Pekerja dari kubu Sejarahta Sembiring yang berjumlah sekitar 70 orang,untuk melakukan aktifitas bongkar muat.

“Jika mereka punya izin, gak jadi masalah bagi kami untuk bekerja sama dengan mereka,” sambung Nazar Nasution.

Dalam bentrokan itu,Samsul Bahri juga turut menjadi korban,kepalanya bocor bocor disebabkan tonjokan besi runcing pengangkat buah sawit.

Bentrokan ini diawali, Samsul Bahri yang dipiting oleh pekerja dari kubu Sejarahta Sembiring yang berasal dari luar Kecamatan Padang Tualang dan kepalanya ditonjok dari belakang dengan besi runcing, sambungnya.

Kaolsek Padang Tualang AKP Tarmizi Lubis, mengatakan,mediasi sudah berulang kali dilakukan antar kedua kubu,namun belum ada kesepakatan antara kedua kubu.

Saat ini, kedua kubu saling membuat laporan dan masih diproses oleh personil kita,” ujar Kapolsek.

Reporter: Rose/Ringo
Editor: Hermanto

52 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *