Ucapan Terima Kasih Kepada Keluarga Besar, Almarhumah Batin Tiam Bin Batin Pantjang Kepada Ibu Kasmarni, S.Sos. MMP Bupati Bengkalis Terpilih

Bengkalis | mediaberantaskriminal.com – Keluarga besar Almarhumah Batin Tiam Bin Batin Pantjang yang diwakili anak perempuannya yang bernama Erni Binti Batin Tiam, menyampaikan Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Kasmarni, S.Sos. MMP, Bupati terpilih 2021-2026, yang telah ikut menyumbangkan bantuan biaya dalam pembangunan makam orang tua kandung saya, sungguh sesuatu kehormatan yang luar biasa yang tidak ternilai.

Disamping itu Erni berserta keluarga ucapkan Terima Kasih kepada Camat Rupat Utara, Agus Sopiyan yang juga turut membantu moril, maupun materil sehubungan membangun makam Batin Tiam Bin Batin Pantjang, tokoh suku akit atas yang juga ayah Kkandungnya,” ungkapnya kepada media pagi tadi, Selasa (12/01/2021).

Ketika ditemui mediaberantaskriminal.com, Selasa (12/01/2021) Kades Titi Akar Sukarto mewakili masayrakat Desa Titi Akar, juga turut mengucapkan ribuan Terima Kasih kepada Ibu Kasmarni, S. Sos. MMP, telah ikut serta membantu pembangunan makam Almahrumah Batin Tiam Bin Batin Pantjang, yang mana beliau merupakan Batin ke 7 tujuh desa Titi Akar,” ujar Sukarto.

Lanjut Sukarto, “Setelah beliau meninggal beberapa bulan lalu maka dengan itu, Batin Suku Akit atas desa Titi Akar dijabat Oleh Batin Atan. S, Bin Seh, dalam waktu dekat ini, akan segera dikukuhkan dengan kepengurusan dan anggota yang baru,” tambahnya.

Selaku Kepala Desa Titi Akar Sukarto, sangat kehilangan tokoh masyarakat suku Akit atas dimana Almahrum Batin Tiam Bin Batin Pantjang cukup luar biasa dalam memperjuangkan kaum sukunya,” sambungnya.

Semasa hidupnya sesuai permintaan di tahun 2021 Almahrumah Batin Tiam Bin Batin Pantjang berpesan, kepada Kades Titi Akar Sukarto agar menyurati pihak PT. MMJ, untuk mengajukan usulan bantuan kebun sawit sistim Bapak angkat, nama baik suku akit atas desa Titi Akar dan juga Mmembangun rumah walet dekat keramat Datuk Kebenah di dusun Hutan Samak.

Sukarto juga mengajukan usulan 60 Hektar hutan di sungai penuntun, dekat Keramat Saka Tiga, untuk dijadikan hutan masayrakat suku Akit Atas agar bahan pengobatan nenek moyang dari akal kayu tetap ada dan terjaga keaslianya tidak boleh rusak, dan ditebang,” lanjutnya.

Sukarto sudah menyurati pihak terkait untuk menjalankan amanah Kketua Suku Akit Atas Almahrumah Batin Tiam Bin Batin Pantjang semasa hidupnya, dimana tujuan Almahrumah Kebun Sawit dan Rumah Walet bisa mengsejahterakan suku Akit Atas dan Peranakan khususnya suku Akit Atas dan Warga Desa Titi Akar dari ketertinggalan,” pungkasnya sambil mengakhirinya.

Reporter: M Aritonang
Editor: Hermanto

276 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *