2 Pekerja Anak “Berstatus Pelajar” Jadi Korban Ledakan di Dapur Penyulingan Minyak di Langkat

Langkat | mediaberantaskriminal.com – Dua orang anak berstatus pelajar yang berusia 14 serta 15 tahun bernama Reihan dan Yuda serta seorang dewasa Eki (40) warga Kampung Lalang Pekan Besitang Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi korban dan menderita luka bakar akibat ledakan kuat yang berasal dari dapur penyulingan minyak mentah milik masyarakat, Sabtu (06/02/2021) sekira pukul 21.15 Wib.

Informasi yang dirangkum dari sumber Kepolisian menyebutkan selain ketiga korban luka bakar tersebut, ledakan dari penyulingan minyak tradisional menyebabkan 2 unit rumah beserta isinya, milik Adi candra (38) dan Manto (40) hangus terbakar hingga keduanya menderita kerugian materi Rp.70 juta dan Rp.60 juta.

Kapolsek Besitang, Akp A Harahap dalam keterangan tertulisnya menyebutkan dapur penyulingan minyak tradisional tersebut milik Sunar (27) warga Lk I Kampung Lalang Kelurahan Pekan Besitang Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kronologis, Dijelaskan oleh Kapolsek Besitang, terjadi kebakaran di lingkungan I Kampung Lalang Pekan Besitang di dapur masak minyak mentah (conden) milik Sunar, Sabtu (06/02/2021) sekira pukul 21.15 Wib.

“Penyebab kebakaran disebabkan adanya kebocoran pada pipa saluran buang atau keluar hasil penyulingan atau masak minyak mentah yang dilakukan oleh Eki, Yuda dan Reihan,” kata Harahap.

Kebocoran pada pipa saluran penyulingan minyak mentah, yang mengeluarkan uap atau gas tersebut tidak diketahui oleh ketiganya dan ketiga pekerja dapur penyulingan minyak mentah, saat itu sedang mengipas api yang ada di tungku masak dengan maksud agar api tersebut menyala.

“Pada saat itulah terjadi percikan api dari tungku masak dan menyambar uap/gas dari pipa yang bocor. Kemudian secara tiba tiba terjadi ledakan kuat yang tidak diketahui dari mana asalnya, namun masih diseputaran dapur masak minyak,” sebut Kapolsek Besitang.

Sementara Paur Subbag Humas Polres Langkat, Aiptu Yasir Rahman, saat dikonfirmasi terkait keberadaan 2 anak di lokasi dapur penyulingan dan bekerja serta menjadi korban ledakan dapur penyulingan tersebut, membenarkan kedua orang yang masih berusia anak, Reihan dan Yuda merupakan pekerja pada dapur penyulingan minyak itu.

“Pekerja itu, bahkan masih dibawah umur,” sebut Humas Polres Langkat. Ia juga menyatakan pihaknya belum mengetahui jenis minyak yang disuling ditempat tersebut dan apakah operasional dapur penyulingan minyak legal atau ilegal.

“Jenis minyaknya belum tau, karena masih dalam penyelidikan dan ijin operasional belum tau kita karena baru tadi malam kejadiannya,” pungkas Yasir Rahman.

Informasi yang dirangkum juga menyebutkan aktivitas dan operasional dapur penyulingan minyak tersebut, disebut sebut tidak mempunyai ijin atau ilegal.

Reporter: Udin/Rose
Editor: Hermanto

58 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *