NGA YU TIK Suku Tionghoa Diduga Tewas Dibunuh Anak di Bawah Umur

Rohil | mediaberantaskriminal.com – Jajaran Polsek Panipahan berhasil ungkap pelaku Tindak Pidana Curas, Minggu (21/02/2021) sekira pukul 15.00 Wib, yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang atau yang bernama NGA YU TIK, Warga Jalan Tenaga, Gang Balok Kepenghuluan panipahan.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik melalui Kapolsek Panipahan IPTU Boy Setiawan S.AP MSi didampingi Kasubbag Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku pembunuhan berdasarkan LP / B / 05 / II / 2021 /RIAU / RES ROHIL / POLSEK PANIPAHAN, tanggal 21 Februari 2021 tentang Tindak Pidana CURAS,” jelas Kapolsek.

Lanjutnya, kronologis kejadian pada hari minggu Pelapor ditelepon oleh istri nya, Agar segera pulang kerumah, kemudian Pelapor langsung pulang kerumah dan menemui istrinya, lalu istri Pelapor memberitahukan kepada Pelapor, bahwa ia merasa curiga dengan situasi dirumah korban, yang tertutup rapat dan tidak mendengar suara apapun dari dalam dirumah tersebut, tidak seperti biasa nya Paman seperti ini, dengan menirukan perkataan istri pelapor,” papar IPTU Boy.

Sambungnya, korban tersebut bernama Ngo Yu Tik Alias Atik yang merupakan paman kandung pelapor, merasa khawatir dengan ke adaan pamannya, Pelapor dan istrinya mencoba untuk mengetuk dan menggedor pintu rumah pamannya, Sambil memanggil “Pakcik Pakcik..!! sambil mengelilingi rumah korban,” terang Kapolsek.

Lanjutnya, Setelah itu Pelapor menyuruh istri nya untuk menghubungi kemenakannya yang bernama Alun untuk membuka pintu rumah korban yang keadaan terkunci dari dalam, pelapor sangat kwatir dengan keadaan pamannya, yang tinggal sendirian dirumahnya, setahu pelapor beberapa hari ini korban kurang sehat badan dan lagianpun korban mulai pikun,” ujarnya.

Setelah pintu dapat terbuka, seseorang yang bernama dimas disuruh pelapor untk mengecek keberadaan korban, Dimas pun masuk kedalam rumah melalui pintu belakang, setiba didalam rumah korban dimas hanya mengecek ke dua kamar tidur korban saja lalu kembali keluar rumah dan memberitahukan kepada pelapor bahwa ia tidak menemukan pamannya didalam rumah tersebut.

pelaporpun menyuruh dimas kembali untuk membuka pintu depan yang terkunci dari dalam rumah, dimas pun kembali masuk kedalam rumah tersebut, saat dimas berjalan menuju ruangan depan , dimas melihat korban dengan posisi duduk diatas kursi plastik, dengan wajah tertutup dengan sehelai kain, dimas pun cepat cepat membuka pintu depan, agar pelapor dan istri nya bisa masuk kedalam rumah dan melihat kondisi pamannya,

kemudian, pelapor dan istrinya beserta dimas sudah berada di dalam rumah korban, dan mereka pun mencoba untuk membuka sehelai kain yang menutupi bagian tubuh dan wajah korban, saat Pelapor membuka kain yang tertutup padah wajah pamannya, pelapor melihat banyak darah di bagian wajah korban dengan kondisi tak bernyawa,” jelasnya.

tuturnya lagi.., darah dibagian wajah dan tubuh korban serta darah yang menempel diatas lantai tampak sudah mengering, dan melihat kondisi rumah dalam keadaan berantakan, melihat kejadian tersebut , kuat dugaan pelapor kalau pamannya telah mati di bunuh, kemudian pelaporpun pergi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panipahan,

berangkat dari laporan keluarga korban, petugaspun melakukan serangkain penyelidikan serta mengumpulkan saksi saksi atas kematian korban, berkat kerja keras kapolsek panipahan serta anggota unit reskrim , Pada hari Selasa ( 23/02/2021) sekira Pukul 16.30 Wib, petugas mendapat informasi dari masyarakat yang dipercaya, tentang keberadaan terduga pelaku pembunuhan NGO YU TIK alias ATIK , yang sebelumnya petugas sudah mengantongi identitas Pelaku dengan mencari serangkaian informasi atas kematian korban,

tak mau membuang buang waktu lagi, atas informasi tersebut, petugas pun meluncur ke lokasi yang di maksud, setibanya di TKP petugas langsung menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap NGA YU TIK alias ATIK, yang sedang tidur di salah satu warga, di jln Banteng Muda , kelurahan panipahan kota, kecamatan pasir limau kapas, kabupaten Rokan Hilir” Paparnya, terhadap terduga saat di interogasi di TKP, ia mengaku Bernama ALD , yang melakukan pembunuhan terhadap NGA YU TIK atau APEK, alias Atik, bersama dengan teman nya inisial HSN yang saat ini masih pengejaran petugas (DPO)” papar kapolpsek

Semua Barang bukti yang digunakan untuk menghabisi korban, telah diamankan petugas, Berupa 1 buah Kursi plastik warna biru merk RED LEAF , 1 helai Selimut warna biru berlis warna kuning yang berlogo “BANTUAN KEMENTERIAN SOSIAL R.I, 1 buah helai Celana kain warna biru merk “FILA”. 1 buah baju lengan pendek tanpa merk warna biru yang telah robek dan terdapat bercak darah, 1 helai baju lengan pendek tanpa merk warna coklat yang telah robek dan terdapat bercak darah, 1 pasang sendal karet warna hitam berlis biru merk “FORTO”, 1 batang besi warna silver yang terdapat bercak darah
1 batang Kayu ukuran sekitar 1 meter, 1 pasang sandal merk “SWALLOW” warna hitam yang bagian tali sandal sebelah kanan dalam keadaan terputus, 1 buah Masker warna biru.

kini terduga pembunuhan beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Panipahan, guna pengusutan lebih lanjut,” tandasnya mengakhiri.

Reporter: Tr..001
Editor: Hermanto

 

55 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *