Pemkab Palas Rayakan Hari Santri, Sekaligus Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah

Palas – Media Berantas Kriminal | Ratusan Santri dari berbagai Pondok Pesantren (PONPES) dan Masyarakat Kabupaten Padang Lawas menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H sekaligus memperingati hari Santri Nasional. Para santri dan masyarakat memadati halaman dan Mesjid Agung Al Munawaroh di jalan KH. Dewantara, lingkungan VI Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Jum’at (22/10/2021) yang dimulai sejak pagi.

Tamu undangan memadati Mesjid Agung Al Munawaroh, Sibuhuan.

Tampak hadir Wabup Palas drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu Cht MM. MSi, Sekda Arpan Nasution S,Sos Forkompinda, Pimpinan OPD, Camat, Tokoh Agama, para Pimpinan Pesantren, Guru, Tokoh Masyarakat, OKP, serta para tamu undangan lainnya memadati Mesjid Agung Al Munawaroh Sibuhuan untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW1443 H dipadukan dengan hari Santri Nasional ke VI.

Bupati Palas dalam sambutannya melalui Sekda Palas Arpan Nasution S,Sos menyampaikan, “Melalui peringatan Maulid nabi Muhammad SAW 1443 H ini, Masyarakat dapat memetik Hikmah untuk lebih memahami nilai-nilai ajaran Akidah Islam secara benar, serta meningkatkan kecintaannya terhadap Rasulullah melalui pembelajaran, pemahaman dan pengamalan isi dan kandungan Al quran secara konsisten agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan bagi setiap upaya dan kerja dalam mewujudkan Palas Beriman, Cerdas, Sehat, Sejahtera dan Berbudaya (BERCAHAYA), serta ada dalam ridho dan ampunan Allah SWT,” kata Sekda.

Sementara Arpan juga menjelaskan, Mari kita ajarkan isi Al-Qur’an kepada anak-anak kita, sebab tantangan yang datang terhadap anak-anak di jaman sekarang semakin mengkhawatirkan apalagi sejak dinobatkannya Provinsi Sumatera Utara darurat narkoba, dan judi online merajalela, untuk itu kita sebagai orangtua berkewajiban mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak sejak dini dan dibarengi dengan Akidah islam serta akhlaq yang di wariskan leluhur kita sebagai ukuran pembatas di dalam menangkis budaya barat yang kian marak,” jelas sekda.

Lanjut sekda, “Saya juga berharap, agar para Santri hendaknya bisa di bedakan dengan yang bukan pelajar santri,” tutup Sekda.

Reporter : Rasyid
Editor : Hengky

31 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *