Biadab..!!! Bapak Paroh Baya Cabuli Dua Anak Tirinya

Rokan Hilir | mediaberantaskriminal.com – Pelaku berinisial NH ( 42) warga Sungai Sari kecamatan Lipat Kain kabupaten Kampar, provinsi Riau ditangkap tim Sat Reskrim Polres Rokan Hilir, pada hari Kamis (28/01/2021) kemarin.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik, Melalui Kasubbag Humas Polres rohil AKP juliandi SH , Sabtu (30/01/2021) membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku NH dengan kasus tindak pidana pencabulan Anak di bawah umur.

Dijelaskannya, penangkapan terhadap pelaku (NH) atas dasar laporan ibu kandung korban, yang tidak terima kedua anak perempuannya sebut saja bunga (11) dan melati (12) yang berstatus masih pelajar, digagahi bapak tirinya, kejadian tersebut bermula saat mereka tinggal di Jalan Batu Bara KM. 02 Kepenghuluan Bangko Permata Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir, hingga mereka pindah ke Kecamatan Lipat Kain Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Terhitung sekira Bulan Agustus tahun 2015 sekitar pukul 15.00 Wib lalu, dengan laporan Polisi Nomor LP/24/B/I/2021/RIAU/RES ROHIL, tanggal 20 Januari 2021 tentang Tindak Pidana Pencabulan.

Lanjutnya, tersangka diamankan oleh Satreskim Polres Rohil, di Kecamatan Lipat Kain Kabupaten Kampar. Dalam penangkapan pelaku, Polisi mengadakan interogasi oleh pelaku, ia mengakui atas perbuatannya, dan mengatakan “ia melakukan tersebut karena untuk persugihan dengan cara untuk mendapatkan uang.

Kronologisnya kejadian, pada saat itu ibu korban sedang mencuci pakaian diluar rumah, kemudian datang anaknya berlari mendekati ibunya, sambil menangis, lalu kemudian ibu korban menanyakan pada anaknya Kenapa..? korban menjawab..! korban telah di tendang bapak tirinya, dan mengenai tangan korban, lalu ibu korban pun membuka lengan baju anaknya, saat itu ibu korban melihat tangan anak nya memar akibat ditendang suaminya.

Di saat itulah korban menceritakan kebejatan bapak tirinya terhadap dirinya, korban menjelaskan pada ibunya, kalau bapak tirinya sering mencabulinya.

Ditempat terpisah, selanjutnya, tidak terima dengan perlakuan suaminya terhadap anak kandungnya, ibu korban membawa anaknya untuk dilakukan Visum Et repertum, dan melaporkan suaminya kepolres Rokan Hilir guna proses lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (3) Jo Pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” tutupnya mengakhiri.

Reporter: Tr..001
Editor: Hermanto

 

 

 

110 views


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *